www.domainesia.com
News

Pemko Padang Panjang Gulirkan Program Makan Bergizi Gratis

84
×

Pemko Padang Panjang Gulirkan Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-panjang-gulirkan-program-makan-bergizi-gratis
Pemko Padang Panjang Gulirkan Program Makan Bergizi Gratis

Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Acara peluncuran yang dipusatkan di Komplek SMPN 3, Kelurahan Ekor Lubuk, pada Senin (15/9/2025), menandai komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berdaya.

Program MBG ini dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok usia dan lapisan masyarakat, mulai dari siswa PAUD hingga SMA, santri di pesantren, ibu hamil, balita, hingga lansia yang terdaftar di posyandu. Implementasi program ini akan dilaksanakan setiap hari Senin hingga Jumat di tiga kelurahan percontohan, yaitu Ekor Lubuk, Sigando, dan Ganting.

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, hadir dalam acara peluncuran dan secara simbolis menyerahkan bantuan MBG kepada perwakilan dari berbagai kelompok penerima manfaat, termasuk siswa SMPN 3, SDN 9 PPT, ibu hamil, dan balita. Beliau juga meninjau langsung proses penyediaan dan pendistribusian makanan bergizi, memastikan kualitas dan kelancaran program.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hendri Arnis menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. “Alhamdulillah, ini pecah telur kita meluncurkan MBG di Padang Panjang,” ungkap Hendri Arnis, menekankan pentingnya program ini sebagai langkah awal menuju masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.

Lebih lanjut, Wali Kota Hendri Arnis menjelaskan bahwa program MBG memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar menyediakan makanan gratis. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan anak-anak, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat. Dengan demikian, program MBG diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Selain manfaat sosial, program MBG juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan melibatkan pelaku usaha lokal dalam penyediaan bahan baku makanan, program ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan menghidupkan budaya makan sehat di kalangan masyarakat.

Saat ini, satu dari tujuh dapur MBG yang direncanakan telah beroperasi secara aktif di Kelurahan Ekor Lubuk. Sementara itu, enam dapur lainnya masih dalam proses persiapan di kelurahan-kelurahan lain. Setiap dapur MBG memiliki kapasitas untuk melayani hingga 3.200 siswa setiap harinya, dengan estimasi anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp29 miliar per tahun.

Ketua Yayasan Maarif, Nasrullah, yang bertindak sebagai pengelola MBG Ekor Lubuk, mengungkapkan bahwa dapur yang telah dibuka mampu menampung 50 tenaga kerja yang disebut sebagai relawan BGN. Hal ini menunjukkan bahwa program MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima makanan, tetapi juga menciptakan peluang kerja bagi masyarakat setempat. Setiap dapur MBG membutuhkan sekitar 50 tenaga kerja, sehingga dengan beroperasinya tujuh dapur, setidaknya 350 orang dapat terserap sebagai tenaga kerja.