Solok – Pemerintah Kota Solok memastikan siap menjadi tuan rumah lima cabang olahraga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Kepastian itu dibahas dalam rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan Porprov di Ruang Rapat Kantor Bapperida, Kamis (21/5/2026).
Lima cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Kota Solok pada 2-14 Oktober mendatang yakni angkat berat, angkat besi, paralayang, taekwondo, dan hapkido.
Rapat dihadiri Asisten III Pemko Solok Zulfadrim, Ketua Pelaksana Porprov Dr Septri, Ketua KONI Kota Solok Rudi Horizon beserta jajaran, serta pengurus dari berbagai pengprov cabang olahraga di Sumbar.
Zulfadrim menegaskan, keberhasilan Kota Solok sebagai tuan rumah menjadi target yang tidak bisa ditawar. Ia menyebut, penyelenggaraan yang sukses harus berjalan beriringan dengan prestasi.
“Pemko Solok berkomitmen dan mendukung penuh lima cabang olahraga bisa dipertandingkan di Porprov medio Oktober mendatang. Bahkan kalau ada tambahan cabang olahraga yang ingin dipertandingkan di sini, kami menerima dengan tangan terbuka,” katanya.
Ia menambahkan, semakin banyak cabang olahraga digelar di Kota Solok, semakin besar pula peluang perputaran ekonomi di daerah. “Tentunya dengan banyak cabor bertanding di sini, semakin banyak orang berkunjung ke Kota Solok. Harapan kita bisa memperoleh multiplier effect bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Porprov 2026 Dr Septri menjelaskan, rapat koordinasi digelar untuk menyatukan persepsi soal pembagian tanggung jawab antara Kota Solok dan KONI Sumbar dalam pelaksanaan nanti. Forum itu juga membahas solusi atas berbagai kendala yang dihadapi daerah tuan rumah maupun cabang olahraga selama persiapan.
Septri menyebut, awalnya anggaran Porprov sebesar Rp12 miliar disiapkan untuk 40 cabang olahraga yang direncanakan berlangsung pada Juni-Juli. Namun, jadwal kemudian bergeser ke Oktober dan jumlah cabang olahraga bertambah menjadi 53, sementara anggaran tetap.
“Porprov sudah 8 tahun tidak terlaksana. Harapan insan olahraga, bagaimana Porprov bisa terwujud. Dengan semangat kebersamaan, meskipun dana terbatas, Porprov dilaksanakan dengan konsep tuan rumah bersama dengan penganggaran juga ditanggung sesuai komposisi masing-masing,” ungkapnya.
Dari sisi KONI Kota Solok, Rudi Horizon menyampaikan apresiasi kepada KONI Sumbar yang terus bekerja keras mempersiapkan Porprov 2026. Ia menilai, upaya itu dilakukan tanpa kenal lelah dengan tenaga, waktu, dan pikiran yang tercurah penuh.
Karena itu, kata Rudi, KONI Kota Solok juga memiliki tekad yang sama agar penyelenggaraan Porprov berjalan lancar dan sukses. Menurut dia, seluruh proses sudah dilalui hingga Kota Solok mendapat amanah menjadi tuan rumah lima cabang olahraga.
Bahkan, ia berharap ada tambahan satu cabang olahraga lagi, yakni Tamiya yang berada di bawah afiliasi Ikatan Motor Indonesia (IMI). “Kami membuka ruang untuk bisa terlaksananya pertandingan cabor ini, karena lagi booming juga di Kota Solok,” ujarnya.







