www.domainesia.com
News

Pemprov Sumbar Dukung Klinik UMKM Minang Bangkit

79
×

Pemprov Sumbar Dukung Klinik UMKM Minang Bangkit

Sebarkan artikel ini
pemprov-sumbar-dukung-klinik-umkm-minang-bangkit
Pemprov Sumbar Dukung Klinik UMKM Minang Bangkit

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dan Kementerian UMKM bersinergi dalam upaya pemulihan ekonomi pascabencana melalui Program Klinik UMKM Minang Bangkit. Inisiatif ini diharapkan menjadi solusi strategis bagi pelaku UMKM yang terdampak bencana hidrometeorologi. Rapat koordinasi daring yang membahas program ini dilaksanakan pada Rabu (21/1/2026) di Istana Gubernuran.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Kementerian UMKM dalam membantu masyarakat yang tengah berjuang memulihkan usaha mereka. Menurutnya, program ini sangat relevan dan dibutuhkan untuk mempercepat kebangkitan ekonomi daerah.

Mahyeldi Ansharullah mengajak seluruh pelaku UMKM yang terkena dampak bencana untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan mendaftarkan diri ke Klinik UMKM. Ia menekankan pentingnya langkah ini sebagai awal dari proses pemulihan usaha. “Bangun kembali usaha, hidupkan ekonomi nagari, dan buktikan masyarakat Minangkabau selalu mampu bangkit dari setiap cobaan,” tuturnya.

Gubernur Sumbar juga memiliki harapan besar agar Klinik UMKM Minang Bangkit dapat menjadi pusat kebangkitan ekonomi masyarakat, bukan hanya sekadar tempat konsultasi. “Tempat UMKM bangkit kembali, lebih kuat, lebih siap, dan lebih berdaya saing,” tegas Mahyeldi Ansharullah, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Siti Azizah, menjelaskan bahwa Klinik UMKM Bangkit akan menyediakan layanan komprehensif, termasuk akses pembiayaan, fasilitas promosi produk lokal, dan dukungan layanan produksi yang terintegrasi melalui kolaborasi dengan berbagai mitra. Program ini dirancang untuk memberikan dampak signifikan dalam pemulihan ekonomi Sumatera Barat secara berkelanjutan, sesuai dengan arahan Presiden.

Siti Azizah menambahkan bahwa saat ini Pemprov Sumbar dan Kementerian UMKM sedang melakukan pemetaan data UMKM yang terdampak bencana secara bertahap. “Saat ini Pemprov Sumbar bersama Kementerian UMKM melakukan pemetaan data UMKM terdampak bencana secara bertahap. Data disinkronkan dengan pemerintah pusat dan perbankan agar program tepat sasaran,” ujarnya, menyoroti pentingnya akurasi data untuk efektivitas program.

Klinik UMKM Minang Bangkit akan memberikan pendampingan intensif kepada pelaku UMKM dalam berbagai aspek, mulai dari manajemen usaha, pemasaran, digitalisasi, pengurusan legalitas, hingga peningkatan kapasitas produksi. Kementerian UMKM juga menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak, termasuk perbankan, lembaga keuangan nonbank, OJK, Bank Indonesia, dan Baznas, untuk memastikan ketersediaan layanan pembiayaan yang memadai bagi UMKM.

Program Klinik UMKM Bangkit merupakan bagian dari upaya inventarisasi dan pemetaan UMKM terdampak bencana di Sumatera. Data yang terkumpul akan digunakan sebagai dasar dalam merancang program pemulihan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Endrizal, beserta jajaran, serta Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM beserta tim, menunjukkan komitmen dari berbagai pihak untuk mendukung program ini.