News

Pengprov Squash Sumbar Siapkan Pembinaan Atlet dan Bidik PON

17
×

Pengprov Squash Sumbar Siapkan Pembinaan Atlet dan Bidik PON

Sebarkan artikel ini
pengprov-squash-sumbar-2026-2030-resmi-dilantik,-bidik-lolos-kualifikasi-pon
Pengprov Squash Sumbar 2026-2030 Resmi Dilantik, Bidik Lolos Kualifikasi PON

Padang – Pengurus Provinsi (Pengprov) Squash Indonesia Sumatera Barat masa bakti 2026-2030 resmi dilantik di Hotel Daima Padang, Selasa (4/8/2026). Pelantikan dipimpin Yofialdi dan dilakukan oleh Wasekjen II PB Squash Indonesia, Max Bambang Sumantri.

Pelantikan itu menjadi tindak lanjut Musyawarah Provinsi (Musprov) Squash Indonesia Sumbar yang berlangsung pada Juli 2026. Ketua Pelaksana, Zulfadli Mukhtar, mengatakan susunan pengurus yang dikukuhkan telah mendapat pengesahan dari PB Squash Indonesia.

“Pengurus yang dilantik telah mendapat pengesahan dari PB Squash Indonesia. Semoga kepengurusan ini dapat memberikan manfaat bagi kemajuan olahraga squash di Sumatera Barat,” ujarnya.

Yofialdi menyampaikan apresiasi kepada PB Squash Indonesia atas pengesahan kepengurusan baru tersebut. Ia mengatakan, pengurus baru telah menyiapkan lima sasaran strategis untuk mendorong perkembangan squash di Sumatera Barat.

Lima sasaran itu meliputi penerapan tata kelola organisasi yang modern, memperkenalkan squash lebih luas kepada masyarakat, mencari bibit atlet lewat kejuaraan rutin minimal setahun sekali, menyiapkan sedikitnya delapan wasit bersertifikat, serta menggelar ajang yang dapat mengantarkan atlet Sumbar lolos ke babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Kepada seluruh pengurus yang dilantik, mari kita satukan langkah untuk membangun dan memajukan olahraga squash di Sumatera Barat,” katanya.

Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, turut hadir meski harus menempuh perjalanan dari Pesisir Selatan usai mengikuti Rakernis PSTI. Ia mengaku sempat terjebak macet di kawasan Bungus sebelum memilih melanjutkan perjalanan dengan sepeda motor.

“Saya tadi pagi dari Pesisir Selatan langsung ke Padang. Karena macet di Bungus, saya sampai ke sini menggunakan sepeda motor. Itu bentuk semangat saya menghadiri pelantikan ini,” ujarnya.

Hamdanus menilai pengurus baru diharapkan mampu mengangkat prestasi squash sekaligus memperkuat pembinaan olahraga prestasi di Sumatera Barat. Menurut dia, organisasi yang baru dilantik perlu segera bergerak agar pembinaan atlet berjalan lebih terarah.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Mahdianur, juga memberikan selamat kepada jajaran pengurus baru. Ia menilai squash punya peluang berkembang di daerah ini, meski pengurus harus memulainya dari nol.

“Saya yakin Ketua Pengprov Squash Sumbar memulai semuanya dari nol, tetapi saya percaya mereka mampu mengembangkan olahraga ini,” katanya.

Mahdianur menjelaskan, pembangunan infrastruktur olahraga di Sumbar terus berjalan. Ia menyebut rekonstruksi GOR Haji Agus Salim saat ini sudah menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan.

“Pembongkarannya sudah berjalan sekitar satu bulan dan progresnya telah mencapai sekitar 80 persen. Ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membangun sarana olahraga di Sumatera Barat,” ujarnya.

Max Bambang Sumantri berharap kepengurusan baru mampu membina generasi muda dan memperkuat sistem pembinaan atlet di Sumbar. Ia menilai potensi Pengprov Squash Sumbar harus dimanfaatkan maksimal untuk melahirkan atlet berprestasi di masa depan.

Max juga menyoroti dukungan tenaga medis olahraga yang disebutnya bisa membantu pembinaan berjalan lebih optimal. Dengan dukungan itu, ia berharap squash Sumbar berkembang lebih cepat dan semakin kompetitif.