www.domainesia.com
News

Pertamina dan Pemprov Percepat Distribusi, Atasi Kekosongan BBM di Sumbar

14
×

Pertamina dan Pemprov Percepat Distribusi, Atasi Kekosongan BBM di Sumbar

Sebarkan artikel ini
pertamina-dan-pemprov-percepat-distribusi,-atasi-kekosongan-bbm-di-sumbar
Pertamina dan Pemprov Percepat Distribusi, Atasi Kekosongan BBM di Sumbar

Padang – Masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) masih merasakan dampak dari terbatasnya ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), dengan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengalami kekosongan stok selama kurang lebih satu minggu terakhir. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang kendaraan di beberapa SPBU, menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai kelancaran distribusi BBM di wilayah tersebut.

Meskipun Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pertamina telah meyakinkan publik bahwa pasokan BBM dalam kondisi aman, kenyataan di lapangan menunjukkan adanya perbedaan antara pernyataan resmi dan pengalaman yang dirasakan konsumen. Hal ini mendorong berbagai pihak untuk mencari tahu penyebab utama masalah ini dan menemukan solusi yang tepat.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berupaya menenangkan masyarakat terkait isu kelangkaan BBM yang terjadi di beberapa SPBU. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Helmi Heriyanto, menjelaskan bahwa keterlambatan distribusi dari Terminal BBM Teluk Kabung menjadi penyebab utama terganggunya pasokan BBM ke SPBU.

Helmi Heriyanto mengklarifikasi bahwa antrean truk di SPBU kawasan Bypass Padang bukan disebabkan oleh kurangnya stok BBM, melainkan karena adanya kendala dalam proses penyaluran. “Memang mungkin stok sedang kosong, tapi itu hanya karena keterlambatan distribusi dari Teluk Kabung ke SPBU,” ujarnya pada Kamis (13/11/2025).

Lebih lanjut, Helmi Heriyanto menyatakan bahwa upaya untuk memulihkan pasokan BBM telah ditingkatkan sejak kendala tersebut muncul. “Upaya recovery sejak ada kendala itu sudah berjalan normal,” katanya, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menangani masalah ini.

Meskipun demikian, stok BBM di Terminal Teluk Kabung diklaim telah kembali normal sejak tanggal 9 November 2025. Pemerintah Provinsi Sumbar terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM ke seluruh SPBU di wilayah tersebut, memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat.

Sebagai langkah nyata, Pemerintah Provinsi Sumbar telah meningkatkan upaya pemulihan distribusi sejak hari Sabtu hingga Senin, dengan target peningkatan sebesar 16 persen. Helmi Heriyanto memaparkan, “Sejak hari Sabtu sampai Senin, recovery kita tingkatkan sampai 16 persen untuk memulihkan kondisi di SPBU.” Langkah ini diharapkan dapat mengatasi masalah kekosongan stok dan menstabilkan pasokan BBM di Sumatera Barat.