News

Polresta Padang Sita 18 Motor Brong dalam Patroli KRYD

28
×

Polresta Padang Sita 18 Motor Brong dalam Patroli KRYD

Sebarkan artikel ini
polresta-padang-sita-18-sepeda-motor-berknalpot-brong-saat-patroli
Polresta Padang Sita 18 Sepeda Motor Berknalpot Brong saat Patroli

Padang – Polresta Padang mengamankan 18 sepeda motor berknalpot brong dalam patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar pada Sabtu (1/8) malam hingga Minggu (2/8) dini hari.

Patroli itu dilakukan untuk menekan potensi tawuran, balap liar, dan gangguan ketertiban di sejumlah titik rawan di Kota Padang. Sebanyak 21 personel Tim Khusus (Timsus) Charlie dikerahkan dalam operasi tersebut.

Penertiban dimulai di Jalan Pancasila, Kecamatan Padang Barat. Di lokasi itu, petugas lebih dulu mengamankan empat unit sepeda motor.

Sekitar pukul 23.00 WIB, personel mengikuti apel gabungan yang dipimpin Kabag Ops Polresta Padang, Kompol Afrides Roema. Dalam apel tersebut, Afrides meminta jajarannya memperketat pengawasan hingga dini hari untuk mengantisipasi kerawanan pada malam akhir pekan.

Usai apel, petugas bergerak ke kawasan Jembatan Siti Nurbaya dan kembali menyisir Jalan Pancasila. Dari rangkaian patroli itu, 11 motor tambahan turut diamankan.

Petugas kemudian memantau Simpang Lamun Ombak di Jalan Khatib Sulaiman. Namun, situasi di titik tersebut terpantau aman dan kondusif.

Penyisiran berlanjut hingga sekitar Simpang SPBU Sawahan dan berakhir pada pukul 02.30 WIB. Dari lokasi itu, tiga motor terakhir ikut disita.

Seluruh kendaraan yang terjaring kini berada di Mapolresta Padang untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, menegaskan patroli serupa akan terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan.

“Kami akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat,” kata Apri dalam keterangan tertulisnya. Ia menegaskan penindakan terhadap knalpot brong, balap liar, dan tawuran dilakukan secara tegas demi menjaga kenyamanan warga.

Apri juga mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya agar tidak berada di luar rumah hingga larut malam. Menurut dia, sinergi polisi dan masyarakat menjadi kunci menjaga situasi Kota Padang tetap kondusif.