Bukittinggi – PT Semen Padang menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi dengan menggelar “Temu Tukang” bertajuk Akademi Jago Bangunan di Bukittinggi, Sabtu (28/2). Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi yang strategis sekaligus sarana peningkatan kompetensi bagi para tukang yang berasal dari wilayah Agam dan Bukittinggi, dengan fokus pada peningkatan kualitas bangunan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan para pekerja konstruksi.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 tukang dari berbagai kecamatan, menciptakan suasana hangat dan kekeluargaan. Para peserta memandang acara ini sebagai kesempatan berharga untuk berbagi ilmu dan pengalaman, lebih dari sekadar undangan formal.
Sejumlah pejabat teras PT Semen Padang turut hadir, termasuk Kepala Departemen Penjualan PT Semen Padang, Rakhmat Hidayat; Kepala Unit Penjualan Sumatera Bagian Tengah SIG, Nanda Kurniawan; Sie Penjualan Wilayah Sumatera Barat PT Semen Padang, Hari Khairun; Manajer Technical & Support Customer PT Semen Padang, Yulmidawati; dan Staf Quality Assurance Officer PT Semen Padang, Darwas. Kehadiran perwakilan dari berbagai distributor, seperti PT Puskud Jaya Bersama (Usman Ujang), PT Andalas Jaya Bersama (Ristoli), PT Cendana Sembilan (Hendri Asri Surya), PT Ris Investindo Sarana (Andri Leonardi), PT Sumber Niaga Interindo (Muhammad Irshan), PT Zetka Niagatama (Indra Saputra), dan PT Andrico Tama Prima Lestari (Dwi Lisa Wahyuni), semakin memperkuat sinergi antara produsen, distributor, dan pengguna.
Kepala Departemen Penjualan PT Semen Padang, Rakhmat Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para tukang atas kehadiran mereka, menekankan peran strategis tukang bagi perusahaan. “Akademi Jago Bangunan kami hadirkan karena tukang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari PT Semen Padang. Mereka bukan sekadar pengguna produk, tetapi mitra strategis yang menentukan kualitas bangunan di lapangan,” ujarnya. Rakhmat Hidayat juga menyampaikan rencana perusahaan untuk mengadakan program sertifikasi bagi anggota komunitas Jago Bangunan, sebagai upaya memberikan pengakuan resmi terhadap kompetensi mereka.
Nanda Kurniawan, Kepala Unit Penjualan Sumatera Bagian Tengah SIG, menambahkan bahwa para tukang adalah bagian dari keluarga besar perusahaan. “Kami menyebut mereka Jago Bangunan karena melalui tangan merekalah kualitas produk kami terwujud di lapangan,” katanya.
Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud apresiasi sekaligus tanggung jawab perusahaan dalam meningkatkan kualitas pekerjaan konstruksi. “Tukang adalah ujung tombak dalam menjaga mutu bangunan. Karena itu, kegiatan ini bukan hanya promosi produk, tetapi juga transfer pengetahuan agar mereka bekerja sesuai standar yang lebih baik,” ujarnya. Idris juga menyoroti keselarasan Temu Tukang dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan infrastruktur.
Sesi pemaparan materi menjadi wadah bagi Yulmidawati untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan PT Semen Padang, menjelaskan karakteristik dan penggunaan masing-masing produk sesuai dengan kebutuhan konstruksi, baik untuk rumah hunian maupun proyek berskala besar. Darwas memberikan pelatihan teknis mengenai teknik pengaplikasian semen, mulai dari pemasangan dinding, plester, hingga acian. Peserta mendapatkan pemahaman tentang komposisi campuran, teknik pengadukan, dan ketepatan waktu pengerjaan untuk menghasilkan bangunan yang kokoh dan tahan lama. Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif.
Usman Ujang, perwakilan distributor Sumatera Barat, mengapresiasi konsistensi PT Semen Padang dalam menyelenggarakan kegiatan ini. “Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut karena tukang memiliki peran penting dalam menghadirkan bangunan yang layak bagi masyarakat,” ujarnya.
Acara ditutup dengan pembagian doorprize yang menambah semarak suasana. Suardi, salah seorang peserta dari Tilatang Kamang, menjadi salah satu yang beruntung membawa pulang satu unit sepeda. “Biasanya kami hanya mengenal semen dari merek dan kemasannya. Di sini kami belajar cara penggunaan yang tepat sesuai kebutuhan bangunan. Sangat bermanfaat,” tuturnya, menggambarkan manfaat langsung yang dirasakan oleh para peserta.
Melalui Akademi Jago Bangunan, PT Semen Padang tidak hanya mempererat hubungan dengan para mitra, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem konstruksi yang berkualitas melalui peningkatan kompetensi para tukang, yang pada akhirnya berkontribusi pada pembangunan infrastruktur yang lebih baik dan berkelanjutan.







