Padang – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam proses pembangunan daerah, khususnya dalam memberikan usulan yang terperinci dan komprehensif. Penekanan ini disampaikan saat reses bersama kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Kecamatan Koto Tangah di Kelurahan Koto Pulai, Kecamatan Koto Tangah, pada Minggu (8/2/2026). Reses ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memperkuat hubungan antara wakil rakyat dengan konstituen.
Dalam forum dialog tersebut, Ketua DPRD Sumbar menggarisbawahi bahwa usulan pembangunan yang baik harus didasari oleh perencanaan yang matang, terutama untuk proyek infrastruktur jalan. Ia meminta agar setiap proposal yang diajukan menyertakan informasi yang lengkap dan akurat, seperti nama jalan, alamat RT/RW, ukuran jalan (lebar dan panjang), serta perkiraan anggaran yang rinci, termasuk komponen pajak dan biaya perencanaan.
Menurut Ketua DPRD Sumbar, kelengkapan usulan akan sangat membantu dalam pelaksanaan proyek dan mengurangi potensi masalah di kemudian hari. “Kalau usulan lengkap, maka saat pengerjaan bisa dilaksanakan secara maksimal dan tidak bermasalah di kemudian hari,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ketua DPRD Sumbar menjelaskan bahwa bantuan dari pemerintah provinsi bersifat kolektif dan bukan untuk kepentingan pribadi. “Untuk provinsi tidak ada bantuan pribadi. Yang bersifat pribadi itu ada di tingkat kota atau kabupaten,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Sumbar mengajak seluruh kader PKS dan masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah dengan pola pikir kolektif. Ia menekankan pentingnya gotong royong dan kebersamaan dalam mencapai kemajuan. “Mari belajar berpikir bersama-sama. Kalau ingin bahagia, maka bahagiakanlah banyak orang,” tuturnya, yang disambut dengan antusias oleh para peserta reses.
Selain itu, Ketua DPRD Sumbar juga mengingatkan tentang pentingnya keseimbangan antara kesuksesan duniawi dan ukhrawi. Ia menyampaikan bahwa meraih kesuksesan di dunia adalah penting, tetapi memenuhi kewajiban sebagai seorang muslim untuk meraih kesuksesan di akhirat adalah hal yang mutlak. Ia kemudian menguraikan empat kunci utama kesuksesan seorang muslim, yaitu ilmu pengetahuan, keterampilan atau skill, kejujuran dan kepercayaan, serta kesungguhan dalam setiap usaha yang dilakukan.
Ketua DPRD Sumbar berpesan agar setiap individu fokus dan bersungguh-sungguh dalam setiap usaha yang dijalankan. “Fokuslah pada setiap usaha yang dilakukan. Kesungguhan itu akan menentukan hasil,” katanya.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, Ketua DPRD Sumbar meyakinkan bahwa seluruh masukan akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan kemampuan anggaran yang tersedia. Ia menjelaskan bahwa aspirasi tersebut akan diklasifikasikan berdasarkan kewenangan pemerintah kota dan provinsi, serta disesuaikan dengan skala prioritas pembangunan.
Ketua DPRD Sumbar menegaskan bahwa daerah-daerah yang rentan dan terdampak bencana akan menjadi prioritas utama dalam alokasi anggaran. “Daerah rawan dan terdampak bencana tentu menjadi prioritas utama,” pungkasnya.







