Padang – Pemerintah Kota Padang tengah berupaya mengintegrasikan program Kota Sehat dan Kota Pintar sebagai prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025-2029, dengan harapan terwujudnya lingkungan yang sehat, masyarakat yang sejahtera, serta tata kelola data dan pelayanan publik yang cerdas.
Fokus utama dari program ini adalah peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui sinergi antar sektor. Pemerintah Kota Padang meyakini bahwa dengan kolaborasi yang baik, visi untuk menciptakan kota yang sehat secara fisik dan lingkungan, serta cerdas dalam pengelolaan data dan penyediaan layanan publik yang efisien dan responsif, dapat tercapai.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, menjelaskan bahwa kedua program ini akan menjadi landasan strategis pembangunan kota dalam lima tahun mendatang. Keberhasilan Kota Padang meraih penghargaan tertinggi Swasti Saba Wistara dalam penilaian Kota Sehat tahun 2023 menjadi modal penting dan bukti komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan visi tersebut.
Lebih lanjut, dr. Srikurnia Yati menerangkan bahwa penilaian Kota Sehat dilakukan oleh pemerintah pusat setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil. “Penilaian Kota Sehat dilaksanakan pemerintah pusat setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil. Juli lalu, kami sudah menyerahkan dokumen lengkap yang dipersyaratkan,” jelasnya pada hari Rabu, 3 September 2025.
Proses penilaian melibatkan sembilan tatanan dengan total 139 indikator sebagai standar evaluasi yang ketat. Setelah melalui proses verifikasi di tingkat provinsi, Kota Padang berhasil menembus kategori Swasti Saba Wistara, sebuah pencapaian yang membanggakan.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, turut berperan aktif dalam proses ini dengan mempresentasikan program tersebut pada tanggal 26 Agustus sebagai bagian dari penilaian tahap kedua. Tim penilai dari pusat memberikan sejumlah masukan konstruktif yang akan menjadi bahan evaluasi sebelum dokumen tersebut diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri. “Kini, kita hanya menunggu surat resmi dari kementerian,” imbuhnya, mengungkapkan optimisme terhadap hasil akhir penilaian dan dampaknya bagi kemajuan Kota Padang.







