Bekasi – Kasus kematian Ermanto Usman Dt. Rajo Gandam, seorang pensiunan pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok, telah menarik perhatian luas, memicu pertanyaan mendalam mengenai motif dan identitas pelaku di balik peristiwa tragis ini.
Ermanto Usman, yang berasal dari Pasar Baru Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi yang memprihatinkan di kediamannya di kawasan Jatibening, Bekasi, pada tanggal 2 Maret 2026. Istri almarhum turut menjadi korban dan saat ini sedang menerima perawatan intensif di rumah sakit.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan investigasi komprehensif untuk mengungkap pelaku dan motif yang mendasari tindakan keji tersebut.
Di tengah suasana duka yang mendalam yang dirasakan oleh keluarga dan masyarakat kampung halaman, Alirman Sori, mantan anggota DPD RI, menyoroti kurangnya respons dari para wakil rakyat asal Sumatera Barat yang bertugas di Senayan. Alirman berpendapat bahwa anggota DPR RI dan DPD RI yang berasal dari daerah yang sama dengan korban seharusnya menunjukkan empati moral terhadap tragedi yang menimpa salah seorang putra daerah.
Alirman Sori menyampaikan, almarhum Ermanto Usman adalah putra daerah yang mengalami kejadian tragis. “Almarhum Ermanto Usman adalah putra Pasar Baru Bayang, Pesisir Selatan. Beliau meninggal secara tragis di rumahnya sendiri. Karena itu masyarakat tentu berharap adanya empati dari para wakil rakyat yang berasal dari daerah yang sama,” katanya.
Alirman berpendapat bahwa dalam sistem demokrasi representatif, peran wakil rakyat melampaui fungsi legislasi, pengawasan, dan penyusunan anggaran di parlemen. Lebih dari itu, wakil rakyat memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan kepekaan sosial terhadap berbagai peristiwa yang berdampak pada masyarakat yang mereka wakili. “Wakil rakyat tidak hanya hadir ketika proses politik berlangsung, tetapi juga ketika masyarakat menghadapi musibah. Kepedulian dan empati adalah bagian dari tanggung jawab moral seorang representatif publik,” ujarnya.
Alirman juga menekankan bahwa kematian Ermanto Usman tidak dapat dianggap sebagai tindak kriminal biasa. Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, terdapat indikasi kuat bahwa korban menjadi sasaran pembunuhan berencana yang disertai dengan motif perampokan. Oleh karena itu, Alirman Sori mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara serius dan transparan, demi keadilan bagi korban dan keluarganya. “Kasus ini perlu diungkap secara terang. Siapapun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Keadilan bagi korban dan keluarganya harus menjadi prioritas,” katanya.
Perhatian publik terhadap kasus ini semakin meningkat seiring dengan terungkapnya fakta bahwa sebelum meninggal dunia, Ermanto Usman dikenal aktif menyampaikan berbagai pandangan kritis terkait dugaan kasus korupsi melalui berbagai platform media dan podcast. Aktivitas tersebut memicu harapan dari sebagian masyarakat agar penyelidikan atas kematiannya dilakukan secara terbuka dan profesional. Alirman Sori menyampaikan, publik berharap proses penyelidikan dilakukan secara transparan. “Belakangan almarhum cukup aktif menyampaikan berbagai pandangan mengenai dugaan kasus korupsi melalui media dan podcast. Karena itu publik tentu berharap agar proses penyelidikan terhadap kematiannya dilakukan secara transparan,” ujarnya.
Di tengah sorotan terhadap kasus ini, keluarga korban menyampaikan apresiasi kepada anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka (F-PDI) atas perhatian dan kepedulian yang telah ditunjukkan kepada keluarga almarhum. Rieke Diah Pitaloka disebut telah membantu keluarga korban dalam mengajukan permohonan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Alirman Sori mengatakan, keluarga korban berterima kasih atas bantuan yang diberikan Rieke Diah Pitaloka. “Keluarga korban menyampaikan terima kasih kepada Ibu Rieke Diah Pitaloka yang telah memberikan perhatian dan membantu keluarga untuk mengajukan perlindungan ke LPSK,” kata Alirman.
Alirman Sori menegaskan bahwa pandangannya tersebut bukan ditujukan sebagai kritik personal terhadap anggota DPR RI dan DPD RI asal Sumatera Barat. Ia menjelaskan bahwa pernyataannya lebih sebagai pengingat akan pentingnya kepekaan sosial bagi para wakil rakyat terhadap berbagai peristiwa yang menimpa masyarakat yang mereka wakili. Menurutnya, dalam tradisi sosial Minangkabau, kepedulian terhadap sesama merupakan nilai luhur yang dijunjung tinggi. Alirman Sori berpendapat, perhatian kepada keluarga korban adalah bentuk penghormatan kemanusiaan. “Perhatian kepada keluarga korban, sekadar ungkapan belasungkawa sekalipun, adalah bentuk penghormatan kemanusiaan yang sederhana namun bermakna,” ujarnya.
Hingga saat ini, keluarga almarhum Ermanto Usman masih menantikan kejelasan mengenai identitas pelaku serta proses hukum yang akan ditempuh terkait kematian tersebut. Bagi keluarga dan masyarakat kampung halamannya di Bayang, Pesisir Selatan, pengungkapan kebenaran menjadi harapan utama agar keadilan dapat ditegakkan. Masyarakat menantikan perkembangan penyelidikan kasus ini, berharap agar keadilan dapat segera terwujud bagi almarhum dan keluarganya.







