Padang – Pemerintah Kota Padang bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada warganya yang terdampak kebakaran di kawasan Jati Adabiah. Bentuk respons tanggap darurat ini diwujudkan melalui penyaluran Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT) yang dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, hadir mewakili Wali Kota Fadly Amran untuk menyerahkan langsung bantuan kepada empat kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran pada 26 Januari 2026.
Penyaluran BSTT ini merupakan manifestasi kepedulian Pemerintah Kota Padang terhadap warganya yang tengah mengalami musibah. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp23 juta, dengan alokasi Rp10 juta untuk masing-masing pemilik rumah, yaitu Dasril Dahlan (63) dan Nilawati (59). Sementara itu, Purwadi menerima Rp2 juta dan Warlis, sebagai penyewa rumah, mendapatkan Rp1 juta. Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang turut memberikan bantuan tambahan sebesar Rp1,5 juta yang diperuntukkan bagi pemilik rumah dan penyewa.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan penyaluran bantuan tersebut. Maigus Nasir mengatakan, “Alhamdulillah hari ini kita menyerahkan BSTT kepada korban kebakaran yang menimpa empat kepala keluarga di kawasan Jati Adabiah. Total kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp500 juta.”
Lebih lanjut, Maigus Nasir menjelaskan bahwa inisiatif penyaluran bantuan ini merupakan implementasi dari Program Unggulan Padang Sigap dan Padang Melayani, yang menjadi prioritas utama di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban dan memberikan dukungan dalam proses pemulihan pasca-kebakaran. Maigus Nasir berharap, “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban korban dan membantu proses pemulihan pascakebakaran.”
Selain memberikan bantuan, Pemerintah Kota Padang juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi terjadinya kebakaran. Maigus Nasir mengingatkan bahwa salah satu penyebab utama kebakaran adalah arus pendek listrik yang seringkali disebabkan oleh penggunaan colokan ganda secara berlebihan. Sebagai langkah preventif, ia menginstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran, bersama dengan aparatur kecamatan dan kelurahan, untuk menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lokasi-lokasi strategis. Maigus Nasir menambahkan, “Dengan ketersediaan APAR, masyarakat dapat melakukan penanganan awal sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.”
Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya, Kalaksa BPBD Padang Hendri Zulviton, Camat Padang Timur Diko Eka Putra, Ketua Baznas Kota Padang Yuspardi, unsur Forkopimca Kecamatan Padang Timur, serta berbagai elemen masyarakat setempat. Kehadiran para pejabat ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan dukungan penuh kepada warganya yang sedang menghadapi kesulitan akibat musibah kebakaran.







