www.domainesia.com
News

BPBD Agam Salurkan Air, Selamatkan Warga dari Kekeringan di Delapan Nagari

26
×

BPBD Agam Salurkan Air, Selamatkan Warga dari Kekeringan di Delapan Nagari

Sebarkan artikel ini
bpbd-agam-salurkan-air-bersih,-atasi-kekeringan-nagari
BPBD Agam Salurkan Air Bersih, Atasi Kekeringan Nagari

Agam – Dampak kemarau panjang yang melanda Kabupaten Agam semakin meluas, memicu respons cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Pada hari Selasa (10/9/2025), BPBD Agam mulai menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak, dimulai dari 200 kepala keluarga (KK) di Nagari Biaro Gadang, Kecamatan Ampek Angkek.

Kondisi kekeringan ini telah menyebabkan sumur-sumur warga mengering, sehingga mereka kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi masalah kesehatan dan sosial yang lebih besar jika tidak segera diatasi.

Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, menjelaskan bahwa pendistribusian air bersih akan dilakukan secara rutin setiap dua hari sekali menggunakan mobil tangki. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bagi masyarakat yang paling membutuhkan. “Sumur-sumur warga mengering akibat kemarau panjang, menyebabkan masyarakat kekurangan air bersih,” ujarnya.

Tidak hanya Nagari Biaro Gadang, Rahmat juga menyebutkan bahwa tujuh nagari lain di Kecamatan Ampek Angkek, serta Nagari Canduang di Kecamatan Canduang, juga mengalami dampak serupa. Intensitas kemarau tahun ini dinilai lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang menyebabkan kondisi sumur warga lebih cepat mengering. “Biasanya sumur tidak sampai kering selama ini. Mungkin karena musim kemarau yang lebih panjang,” imbuhnya.

Sebagai langkah penanganan yang lebih terkoordinasi, BPBD Agam telah mendirikan posko kekeringan di Kecamatan Ampek Angkek. Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi dan koordinasi, menerima laporan dari masyarakat yang terdampak, termasuk dari nagari-nagari lain yang mengalami masalah serupa. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan posko ini untuk menyampaikan kebutuhan dan informasi terkait dampak kekeringan.

BPBD Agam saat ini mengoperasikan empat mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah-wilayah yang membutuhkan. Armada ini diharapkan dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak secara efektif. “Kami memiliki empat mobil tangki yang dioperasikan untuk mendistribusikan air bersih ke nagari-nagari yang terdampak kekeringan,” jelasnya.

Menanggapi situasi ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau seluruh pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi kering, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan. Kewaspadaan ini penting mengingat ancaman dominan bencana hidrometeorologi kering di berbagai wilayah Indonesia saat ini.