Tanah Datar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Datar menggelar Rapat Paripurna yang berfokus pada pembahasan dan penyampaian nota perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025. Agenda strategis ini diselenggarakan di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD pada hari Senin, 8 September 2025.
Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Anton Yondra, didampingi oleh Wakil Ketua Nurhamdi Zahari dan Kamrita. Partisipasi aktif dari 24 anggota DPRD lainnya mencerminkan antusiasme dan keseriusan dalam menelaah perubahan APBD yang diajukan. Selain itu, turut hadir Wakil Bupati Ahmad Fadly, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Dewan (Sekwan) Yuhardi, Sekretaris Daerah (Sekda) Abdurahman Hadi, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, serta Wali Nagari.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar memproyeksikan target pendapatan daerah sebesar Rp1,298 Triliun. Wakil Bupati Ahmad Fadly menyampaikan rincian target pendapatan daerah yang meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp185,887 Miliar, pendapatan transfer sebesar Rp1,104 Triliun, dan pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp7,921 Miliar.
Alokasi belanja daerah menjadi salah satu poin krusial dalam pembahasan rapat paripurna. Total belanja daerah yang direncanakan mencapai Rp337,318 Miliar, yang akan dialokasikan untuk berbagai kebutuhan. Rincian alokasi tersebut mencakup belanja operasional sebesar Rp1,071 Triliun, belanja modal sebesar Rp107,546 Miliar, belanja tak terduga sebesar Rp5,014 Miliar, dan belanja transfer sebesar Rp152,954.887 Miliar.
Perubahan juga terjadi pada sektor pembiayaan dalam APBD 2025. Anggaran pembiayaan ditetapkan sebesar Rp43,806 Miliar, menunjukkan adanya penurunan sebesar Rp54,226 Miliar atau setara dengan 55,31 persen. Penerimaan pembiayaan bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran yang diperoleh dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemkab Tanah Datar tahun 2024. Sementara itu, pengeluaran pembiayaan pada Perubahan APBD 2025 ditargetkan sebesar Rp5 Miliar.
Ketua DPRD Anton Yondra menyampaikan bahwa pembahasan APBD akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan. “Rapat paripurna akan dilanjutkan pada hari Selasa, 9 September 2025, dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi,” ujarnya. Anton Yondra menambahkan, jawaban Bupati atas pandangan fraksi akan disampaikan pada hari Kamis, 11 September 2025.







