PADANG – Momentum pasca-Ramadan dan Idulfitri 1447 H/2026 M dimanfaatkan oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS) bersama Perkumpulan Wanita Pesisir Selatan (PWPS) Provinsi Sumatera Barat untuk mempererat tali persaudaraan melalui agenda Halal Bihalal. Pertemuan akbar warga perantau asal Pesisir Selatan ini dijadwalkan berlangsung pada Ahad (12/4) mendatang, bertempat di Gedung Serbaguna PKPS, Jalan Jati Baru Banda Bakali, Kota Padang.
Ketua Umum DPW PKPS Sumbar, H Budi Syukur SH, Dt Bandaro Jambak mengatakan, kegiatan ini menjadi wadah untuk saling bermaafan setelah berakhirnya bulan suci. ‘Acara Minal a‘idiin Wal faa Izin, mohon maaf lahir dan bathin bagi rang Pasisia akan digelar akhir pekan ini,’ ujarnya, Rabu (8/4).
Lebih lanjut, Budi Syukur menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur budaya Minangkabau dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengutip filosofi Putiah kapeh dapek di liek, putih hati ba kaadaan, yang mengandung makna bahwa kejujuran dan ketulusan seseorang tidak sekadar tampak dari luar, melainkan harus dibuktikan melalui tindakan nyata dan perilaku sehari-hari. Menurutnya, nilai tersebut sangat relevan untuk diimplementasikan dalam kehidupan sosial pasca-Idulfitri.
Tujuan utama dari penyelenggaraan acara ini adalah untuk menjaga kesinambungan hubungan silaturahmi serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara sesama warga Pesisir Selatan, baik yang berdomisili di Kota Padang maupun di wilayah Sumatera Barat secara luas.
Ketua Umum DPW PKPS Sumbar, H Budi Syukur SH, Dt Bandaro Jambak mengatakan, inisiatif ini diambil sebagai bentuk komitmen organisasi dalam merawat kesalehan sosial. ‘Dalam merawat silahturahim dan mewujudkan Ukhuwah Islamiyah serta Kesalehan Sosial warga Pesisir Selatan di perantauan khususnya yang berada di Kota Padang maupun di Sumatera Barat pada umumnya, pasca bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H / 2026 M tahun ini, maka PKPS mencoba mengangkat acara Halal Bihalal,’ tuturnya.







