www.domainesia.com
News

Harga Gambir di Nagari Sopang Anjlok, Petani Harapkan Perhatian Pemerintah

9
×

Harga Gambir di Nagari Sopang Anjlok, Petani Harapkan Perhatian Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota — Harga daun gambir di Nagari Sopang, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, kembali mengalami penurunan tajam dalam enam bulan terakhir. Saat ini, komoditas andalan masyarakat tersebut hanya dihargai sekitar Rp24 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram.

Penurunan harga ini memicu kekhawatiran para petani karena gambir merupakan sumber mata pencaharian utama bagi sebagian besar warga di wilayah tersebut. Kondisi tersebut dinilai semakin menekan pendapatan petani di tengah kebutuhan hidup dan biaya produksi yang terus berjalan.

Beberapa bulan sebelumnya, harga gambir sempat mencapai Rp50 ribu per kilogram. Dengan harga tersebut, petani masih mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga, membiayai pendidikan anak, serta menutupi biaya perawatan kebun dan ongkos produksi.

Salah seorang petani gambir di Nagari Sopang, Afrizal, mengatakan penurunan harga telah berlangsung sekitar enam bulan terakhir dan hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang berarti.

“Dengan harga saat ini, keuntungan yang diperoleh petani sangat kecil. Menurut kami, harga yang ideal berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram agar biaya perawatan kebun, upah pekerja, dan kebutuhan keluarga dapat terpenuhi,” ujarnya.

Ia menilai harga Rp25 ribu per kilogram masih terlalu rendah dan belum mampu memberikan keuntungan yang layak bagi petani. Meski demikian, petani masih dapat bertahan karena harga pupuk saat ini mengalami penurunan sehingga sedikit mengurangi beban biaya produksi.

Namun, apabila kondisi tersebut terus berlangsung dalam waktu yang lama, para petani khawatir akan semakin sulit mempertahankan usaha mereka. Terlebih, banyak keluarga di Nagari Sopang yang sepenuhnya bergantung pada hasil kebun gambir sebagai sumber penghasilan utama.

Para petani berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap fluktuasi harga gambir melalui langkah-langkah yang mampu menjaga stabilitas harga. Dengan demikian, keberlangsungan usaha gambir serta kesejahteraan petani di daerah tersebut dapat tetap terjaga.