www.domainesia.com
News

Jelang Nataru, KAI Divre II Sumbar Perketat Keselamatan Jalur Padang-BIM

48
×

Jelang Nataru, KAI Divre II Sumbar Perketat Keselamatan Jalur Padang-BIM

Sebarkan artikel ini
jelang-nataru,-kai-divre-ii-sumbar-perketat-keselamatan-jalur-padang–bim
Jelang Nataru, KAI Divre II Sumbar Perketat Keselamatan Jalur Padang–BIM

Padang – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumatera Barat (Sumbar) mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Fokus utama dari upaya ini adalah pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur kereta api, yang bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan operasional.

Pada hari Rabu (17/12/2025), pemeriksaan jalur dilakukan dengan menggunakan lori dresin, mencakup petak jalan dari Stasiun Padang hingga Stasiun Kayutanam, melalui Stasiun BIM. Kegiatan ini dirancang untuk memastikan bahwa seluruh infrastruktur perkeretaapian berada dalam kondisi optimal dan aman untuk dilalui selama periode angkutan Nataru.

Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh Tri Setyawan, menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi seluruh petugas yang terlibat dalam operasional kereta api. “Seluruh petugas wajib meningkatkan kewaspadaan, mematuhi SOP, serta menguatkan budaya keselamatan kerja, terutama di wilayah rawan akibat cuaca ekstrem,” ujar Muh Tri Setyawan.

Selain itu, Muh Tri Setyawan menginstruksikan seluruh jajaran untuk secara proaktif mengisi formulir Identifikasi dan Penanganan Risiko (IPR) serta menindaklanjuti setiap temuan yang tercatat di lapangan. Langkah ini bertujuan untuk meminimalisir potensi gangguan operasional dan memastikan keselamatan perjalanan kereta api.

Pemeriksaan yang dilakukan mencakup berbagai aspek vital, termasuk kondisi rel, bantalan, ballast, wesel, sistem persinyalan, emplasemen, aset PT KAI, perlintasan sebidang, serta sistem drainase. Petugas juga melakukan pemeriksaan khusus pada lokasi-lokasi yang rawan terdampak banjir dan galodo, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam yang dapat mengganggu operasional kereta api.

Tidak hanya berfokus pada infrastruktur, KAI Divre II Sumbar juga aktif melaksanakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang tidak terjaga dan kawasan permukiman yang berada di sekitar jalur kereta api. Petugas memberikan imbauan langsung kepada masyarakat menggunakan pengeras suara, membagikan stiker keselamatan, serta memasang spanduk peringatan di perlintasan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang, mengingat tingginya frekuensi perjalanan kereta api. “Kami mengoperasikan 28 perjalanan kereta penumpang dan 24 perjalanan kereta barang setiap hari. Pengguna jalan wajib waspada serta menengok kanan kiri sebelum melintas,” ujar Reza Shahab.

Reza Shahab juga menegaskan bahwa pelanggaran di perlintasan sebidang merupakan tindak pidana lalu lintas yang dapat dikenakan sanksi hukum, serta menekankan pentingnya mendahulukan perjalanan kereta api. “Pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api. Pelanggaran dapat dikenakan sanksi hukum serta tuntutan ganti rugi,” kata Reza Shahab.

Menurut Reza Shahab, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas dan keselamatan pengendara sangat penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan di perlintasan sebidang, sesuai dengan amanat Undang-Undang Perkeretaapian dan Lalu Lintas. “Kesadaran bersama dapat meminimalisir kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api,” ungkap Reza Shahab.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan sesi safety talk yang bertujuan untuk mengevaluasi hasil pemeriksaan jalur dan sosialisasi keselamatan, serta memastikan tindak lanjut terhadap setiap temuan di lapangan. “KAI memastikan seluruh prasarana dalam kondisi andal guna mendukung kelancaran perjalanan selama Nataru,” ujar Reza Shahab.

Dengan berbagai upaya yang komprehensif ini, KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya keselamatan kerja serta meningkatkan kesadaran masyarakat demi keselamatan bersama dalam menggunakan transportasi kereta api. “Keselamatan, keandalan, dan kenyamanan menjadi prioritas utama pelayanan kereta api,” tutup Reza Shahab.