Jakarta – Di tengah berlangsungnya aksi unjuk rasa, sorotan publik tertuju pada aktivitas sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, yang salah satunya dikomentari oleh tokoh publik Jerome Polin Sijabat.
Jerome Polin, yang dikenal sebagai seorang YouTuber dengan kanal “Nihongo Mantappu,” turut menyampaikan kritik terhadap anggota DPR RI melalui unggahan di platform media sosial. Ia melakukan repost terhadap unggahan dari akun Nodgeplus yang menyoroti kegiatan Cindy Monica, seorang anggota DPR RI yang mewakili daerah pemilihan Sumatera Barat.
Melalui unggahan Instagram story pada hari Jumat, 29 Agustus 2025, Jerome Polin memberikan komentar terhadap aktivitas yang dilakukan oleh anggota DPR tersebut di tengah berlangsungnya aksi demonstrasi. “Rakyat demo, perwakilan rakyat asik metik buah 😊 Uang pajak kita guys.. wkwkw,” tulis Jerome dalam story-nya, yang mengindikasikan kritik terhadap kegiatan yang dianggap tidak sejalan dengan situasi yang dihadapi oleh masyarakat.
Unggahan yang dibagikan ulang oleh Jerome Polin menampilkan Cindy Monica Salsabila Setiawan, seorang anggota DPR RI dari Partai NasDem, yang terlihat sedang menikmati suasana di sebuah kebun bunga dan apel. Dalam foto tersebut, Cindy Monica berpose bersama dua tokoh lainnya, yang salah satunya disebut sebagai Titiek Soeharto.
Selain Cindy Monica, akun Nodgeplus juga menyoroti aktivitas Ahmad Sahroni yang terpantau aktif menggunakan media sosial dan membagikan ulang berbagai konten meme. Hal ini semakin memicu perdebatan di kalangan warganet mengenai etika dan prioritas anggota legislatif di tengah situasi yang dianggap genting.
Keterlibatan Jerome Polin dalam mengomentari isu-isu sosial dan politik ini menyoroti peran penting figur publik dalam memberikan masukan terhadap kinerja para wakil rakyat. Jerome Polin Sijabat dikenal sebagai seorang YouTuber, selebritas internet, dan guru matematika yang kerap membagikan konten mengenai kehidupannya di Jepang. Popularitasnya di media sosial cukup tinggi, dengan jumlah pengikut di Instagram mencapai 9,1 juta orang.







