www.domainesia.com
News

LKAAM Pessel Dikukuhkan, Bupati Harap Sinergi Kuat Jaga Adat Minangkabau

55
×

LKAAM Pessel Dikukuhkan, Bupati Harap Sinergi Kuat Jaga Adat Minangkabau

Sebarkan artikel ini
fauzi-bahar-dt-sati-kukuhkan-pengurus-lkaam-pesisir-selatan-periode-2024-2029
Fauzi Bahar Dt Sati Kukuhkan Pengurus LKAAM Pesisir Selatan Periode 2024-2029

Pessel – Pengurus Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Pesisir Selatan periode 2024-2029 resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang disebut Pati Ambalau. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 27 Januari 2026.

Sebelumnya, LKAAM Pessel telah melaksanakan berbagai kegiatan organisasi di bawah kepemimpinan Drs. H. Syafrizal Ucok, MM Datuak Nan Batuah, yang terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) XII di Gedung PCC Painan pada 6 November 2024.

Prosesi Pati Ambalau LKAAM Pessel dipimpin langsung oleh Ketua LKAAM Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si Dt Sati, bertempat di Gedung PCC pada Selasa, 27 Januari 2025. Acara ini menjadi momentum penting dalam penguatan kelembagaan adat di daerah.

Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni, SH., MH, Dt. Bandau Basau, Wakil Bupati, Dr. Risnaldi Ibrahim S.Ag M.M, M.H Datuak Batuah dari unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh-tokoh adat, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan bundo kanduang.

Dalam sambutannya, Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni, SH. MH. Datuak Bandau Basau, menyoroti pentingnya peran adat dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Ia menekankan bahwa Minangkabau adalah negeri yang menjunjung tinggi adat dengan falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” sebagai landasan utama kehidupan bermasyarakat.

Bupati Hendrajoni juga menyampaikan apresiasi atas peran strategis LKAAM dalam menjaga nilai-nilai luhur adat dan budaya Minangkabau, terutama di tengah tantangan globalisasi dan perubahan sosial yang pesat. Ia juga menyoroti peran LKAAM dalam mendampingi pemerintah daerah, khususnya dalam membina generasi muda agar tetap berpegang pada jati diri dan budaya Minangkabau.

Lebih lanjut, Bupati Hendrajoni mengharapkan agar sinergi antara LKAAM dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat hingga ke tingkat nagari. Hal ini diharapkan dapat membantu dalam penyelesaian persoalan sosial, penguatan peran ninik mamak, serta perlindungan tanah ulayat. Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program LKAAM sebagai mitra strategis dalam mewujudkan masyarakat yang beradat, berbudaya, dan sejahtera.