Lubukbasung – Pondok Pesantren Alquran Darul Inqilabi (PADI) Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan santri. Empat santri terbaiknya diberangkatkan untuk melanjutkan pendidikan ke PADI Pusat di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Pondok PADI Lubukbasung yang setara dengan SMP (Wusthu atau MTs) memberikan kesempatan bagi para santri untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Setelah lulus, mereka dapat memilih sekolah lain di Sumatera, baik pondok pesantren maupun sekolah umum, untuk melanjutkan pendidikan setara SMA (Ulya atau Madrasah Aliyah).
Abi Syarbaini, pimpinan PADI Pusat, pada Jumat (27/6/2025) menjelaskan, saat ini sudah ada empat santri lulusan Pondok Pesantren Alquran Darul Inqilabi Lubukbasung yang melanjutkan pendidikan ke PADI Pusat. “Tahun lalu ada dua santri, Varisha Ocseliza dan Lutfi Nabil Siraj, dan tahun ini ada dua lagi, yaitu Muhammad Ismail Hasan dan Alif Naimurrahmah Arrafif,” ujarnya.
Abi Syarbaini menambahkan, Pondok Pesantren Alquran Darul Inqilabi memperlakukan semua santri sama tanpa membeda-bedakan. Ia menegaskan, “Tidak ada pembulian di sini, dan jika ketahuan, sanksinya berat, yaitu dikeluarkan dari pondok. Semua santri harus patuh pada aturan yang telah dibuat.”
Hasneril, pimpinan Pondok PADI Lubukbasung, yang mengantarkan langsung para santri, pada Jumat (27/6/2025) mengungkapkan bahwa keinginan para santri untuk melanjutkan pendidikan agama di PADI Pusat sangat kuat. “Kami mendorong anak-anak untuk melanjutkan menimba ilmu di Banjarmasin. Saya langsung mengantarkan empat santri yang sudah tamat di Lubukbasung untuk melanjutkan pendidikan ke Banjarmasin,” sebutnya.







