Padang – Upaya berkelanjutan Malaysia dalam memajukan olahraga Sepaktakraw sebagai jembatan persahabatan antar bangsa mendapatkan momentum baru. Hal ini ditandai dengan kunjungan Presiden ASTAF, Datuk Abdul Halim, ke Bangunan Akademi Sepaktakraw Malaysia yang berlokasi di Kompleks Sukan Jalan Raja Muda (SJRM), Abdul Aziz, Kampung Baru Kuala Lumpur, pada Kamis, 12 Februari 2026.
Kunjungan ini menjadi semakin signifikan dengan kehadiran Vice Presiden ASTAF, Syafrizal Bakhtiar, seorang tokoh olahraga terkemuka dari Sumatera Barat. Partisipasi Syafrizal menggarisbawahi komitmen penuh terhadap pengembangan Sepaktakraw di masa mendatang.
Agenda utama kunjungan adalah inspeksi terhadap proses revitalisasi Bangunan Akademi Sepaktakraw Malaysia. Datuk Abdul Halim menyatakan kekagumannya terhadap potensi yang dimiliki akademi tersebut. Syafrizal Bakhtiar menyampaikan kepada media pada Sabtu, 21 Februari, bahwa Datuk Abdul Halim memberikan penilaian positif terhadap fasilitas yang ada. “Datuk Abdul Halim menilai fasilitas ini berpotensi menjadi akademi sepaktakraw terbaik di dunia—sebuah proyek yang sangat fantastis dan visioner,” katanya.
Syafrizal menambahkan bahwa keberadaan akademi modern ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet terbaik Malaysia dan memberikan dampak positif bagi kemajuan Sepaktakraw di tingkat internasional. Dengan sistem pelatihan yang lebih terstruktur, fasilitas yang memadai, dan dukungan organisasi yang kuat, Sepaktakraw diyakini akan semakin berkembang, kompetitif, dan dikenal luas di seluruh dunia.
Lebih lanjut, Syafrizal Bakhtiar menaruh harapan besar agar akademi ini menjadi tempat lahirnya generasi baru pemain berbakat. “Semoga akademi ini menjadi pusat lahirnya generasi baru pemain berbakat serta memperkuat persahabatan olahraga antarbangsa,” ujarnya.







