News

Pasar Tanah Kongsi Pacu Wisata Kuliner Kota Tua

8
×

Pasar Tanah Kongsi Pacu Wisata Kuliner Kota Tua

Sebarkan artikel ini
pasar-tanah-kongsi-padang-kembangkan-potensi-wisata-kuliner-berbasis-akulturasi-budaya
Pasar Tanah Kongsi Padang Kembangkan Potensi Wisata Kuliner Berbasis Akulturasi Budaya

Padang – Pemerintah dan pengelola Pasar Tanah Kongsi di Kota Padang terus mendorong pasar tradisional itu menjadi destinasi wisata kuliner yang terintegrasi dengan pengembangan kawasan Kota Tua. Tidak lagi sekadar pusat transaksi jual beli, pasar ini kini diposisikan sebagai salah satu daya tarik gastronomi utama di kota tersebut.

Kepala UPTD Pasar Tanah Kongsi, Masrizal Raba’is, mengatakan kekhasan pasar ini muncul dari percampuran empat budaya, yakni Minang, Tionghoa, India, dan Nias. Perpaduan itu, kata dia, membuat sajian kuliner di Pasar Tanah Kongsi memiliki karakter yang tidak ditemukan di pasar lain.

“Pasar Tanah Kongsi mempunyai beragam kuliner spesifik yang tidak ditemui di pasar lain karena dijual oleh empat suku berbeda,” ujar Masrizal, Sabtu (27/6/2026).

Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, pengelola juga telah menata ulang lapak pedagang mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) 8152:2015 tentang Pasar Rakyat. Proses penyesuaian standar itu dimulai sejak 2024 dan sertifikasinya resmi diperoleh pada 2025.

Penerapan standar tersebut mencakup prosedur operasional baku yang mengatur kebersihan, keamanan, hingga zonasi pedagang agar area pasar lebih tertib dan rapi.

Ke depan, UPTD Pasar Tanah Kongsi akan memperluas promosi melalui kolaborasi dengan sektor pariwisata daerah. Karena berada di kawasan yang menyatu dengan Kota Tua, pasar ini diproyeksikan menjadi bagian penting dalam paket wisata Kota Padang.

“Kami menargetkan potensi wisata kuliner di Pasar Tanah Kongsi dapat dikolaborasikan dengan pengembangan kawasan Kota Tua,” pungkas Masrizal.