Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memaparkan penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Selasa (5/5/2026), sebagai upaya memperkuat tata kelola kepegawaian yang lebih profesional dan berdampak pada pelayanan publik.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanah Datar, Yusrizal, mengatakan pemerintah daerah telah menjalankan sejumlah langkah konkret dalam penerapan sistem tersebut. Langkah itu dimulai dari pemetaan potensi ASN, pengembangan kompetensi, hingga penempatan pegawai berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.
“Melalui manajemen talenta, diharapkan setiap ASN dapat berkembang secara optimal dan memberikan kontribusi terbaik bagi pelayanan publik. Ekspose ini juga menjadi momentum penting untuk memperoleh masukan dan penguatan dari BKN Pusat guna menyempurnakan sistem yang telah berjalan,” kata Yusrizal.
Ia menjelaskan, pelaksanaan manajemen talenta di Pemkab Tanah Datar juga ditopang tim pengelola yang sudah berjalan selama satu tahun dan ditetapkan melalui keputusan bupati.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menegaskan manajemen talenta menjadi instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola ASN yang profesional sekaligus mempercepat pembangunan daerah.
“Manajemen talenta ini sangat penting dalam mendukung tata kelola ASN yang lebih baik,” ujar Eka.
Menurut dia, penerapan sistem tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga membantu efisiensi anggaran melalui penempatan pegawai yang tepat sesuai kebutuhan organisasi.
Wakil Kepala BKN, Suharmen, menekankan bahwa manajemen talenta harus dijalankan dengan berpegang pada prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.
“Ada tiga pilar utama yang menjadi perhatian, yakni tata kelola kelembagaan yang dapat dipertanggungjawabkan, kualitas penyajian data dan informasi, serta sistem preferensi yang memastikan seluruh proses berjalan sesuai persyaratan yang ditetapkan,” kata Suharmen.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua DPRD Anton Yondra, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Asisten Administrasi Umum Riswandi, Inspektur Helfi Rahmi Harun, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.







