Padang – Rektor Institut Teknologi Padang, Prof. Dr. Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M. Eng., IPM, kembali ke SMA Negeri 2 Padang untuk memberi motivasi kepada para siswa agar memiliki tujuan hidup yang jelas sejak dini.
Kehadiran Maidiawati di almamaternya pada Senin (18/6/2026) itu terasa istimewa karena ia merupakan lulusan SMAN 2 Padang angkatan 1991. Dalam kesempatan itu, ia bertindak sebagai inspektur upacara dan berbagi pengalaman tentang perjalanan hidupnya kepada para pelajar.
Maidiawati menegaskan, posisinya saat ini diraih melalui proses panjang, bukan secara instan. Ia menyebut pencapaiannya lahir dari perencanaan yang matang dan usaha yang konsisten.
“Apabila kita memiliki rencana dan memiliki tujuan hidup yang jelas dan berikthiar untuk meraihnya insyaallah akan tercapai. Saya mencapai jenjang S2 dengan beasiswa Jepang dan S3 juga dengan beasiswa,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan siswa bahwa cita-cita akademik maupun jabatan struktural hanya bisa dicapai jika seseorang memiliki rencana yang terarah. Menurut dia, tanpa rencana, seseorang akan mudah kehilangan arah.
“Saya berharap adek-adek memiliki rencana ke depan, rencana yang jelas sehingga bisa mendapat gelar seperti saya dan mendapat jabatan struktural ini. Jika proses dilalui dengan sungguh-sungguh maka akan dicapai,” tambahnya.
Maidiawati juga menilai SMAN 2 Padang memiliki banyak alumni sukses yang dapat menjadi jembatan bagi siswa untuk membuka peluang di masa depan.
Selain memberi motivasi kepada siswa, ia berdialog dengan para guru untuk mendorong peningkatan literasi riset dan karya ilmiah. Usai kegiatan, ia berkeliling melihat kondisi sekolah dan menyapa para murid yang tengah belajar.
Kepala SMAN 2 Padang, Nuragusman Eka Putra, menyambut baik rencana kerja sama riset antara SMAN 2 Padang dan ITP Padang. Ia berharap kolaborasi itu dapat melahirkan generasi yang cendekia, berbudi, dan berkarya.
Para guru pun memanfaatkan kesempatan itu untuk berfoto bersama. Mereka berharap suatu saat nanti akan ada murid SMAN 2 Padang yang mengikuti jejak Maidiawati dan menjadi rektor.







