Padang – Pemerintah Kota Padang meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang melanda wilayahnya, dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk memperkuat layanan kedaruratan. Fokus utama adalah respons cepat dan penanganan komprehensif terhadap dampak bencana yang berlapis.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam menangani situasi darurat ini. Penegasan ini disampaikan saat mendampingi kunjungan Menteri Kesehatan ke Kecamatan Koto Tangah, di mana ia menyoroti perbedaan signifikan antara bencana saat ini dengan kejadian sebelumnya. Fadly Amran mengatakan, “Pemko Padang all out. Bencana kali ini berbeda dengan yang pernah terjadi sebelumnya. Bencana hidrometeorologi ini berlapis. Endurance kita pada masa tanggap darurat ini sangat diuji.”
Prioritas utama penanganan adalah memastikan seluruh sarana dan prasarana Pemko Padang beroperasi secara maksimal. Dinas Kesehatan mengoperasikan 26 ambulans, didukung pula oleh ambulans swasta. Selain itu, 24 puskesmas, 51 pustu, dan 94 dokter disiagakan penuh di lapangan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat terdampak.
Guna mendukung upaya penanggulangan di lapangan, lima excavator dari Pemko Padang, Pemerintah Provinsi, dan pihak swasta dikerahkan ke lokasi-lokasi yang membutuhkan. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk memastikan efektivitas dan efisiensi penanganan.
Fadly Amran menekankan bahwa kesiapsiagaan seluruh personel tidak akan diturunkan, meskipun bencana berlangsung dalam waktu yang cukup panjang. Pemenuhan kebutuhan masyarakat yang terdampak menjadi prioritas utama.
Dalam menghadapi situasi sulit ini, Wali Kota Padang mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat doa agar situasi segera membaik. Fadly Amran mengatakan, “Di atas semua upaya kita ini, tetap Allah SWT jugalah yang akan memudahkan upaya kita ini. Jadi mari kita selalu berdoa agar diangkat bencana dari Kota Padang dan dijauhkan dari bencana-bencana lainnya.”
Pemko Padang memastikan kelanjutan upaya tanggap darurat dan mengimbau seluruh warga untuk tetap waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Langkah-langkah pelayanan darurat dipastikan berjalan terpadu, dengan target utama agar kondisi masyarakat tetap terlayani secara cepat dan tepat. Pemerintah daerah menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan melaporkan potensi risiko bencana untuk meminimalkan dampak yang mungkin terjadi.







