www.domainesia.com
News

Pemko Payakumbuh Gelar Lotting Kios, Pedagang Pasar Segera Jualan

41
×

Pemko Payakumbuh Gelar Lotting Kios, Pedagang Pasar Segera Jualan

Sebarkan artikel ini
psmko-payakumbuh-gelar-lotting-kios,-pedagang-pasar-segera-jualan
Psmko Payakumbuh Gelar Lotting Kios, Pedagang Pasar Segera Jualan

Payakumbuh – Ratusan pedagang Pasar Pusat Pertokoan Payakumbuh yang menjadi korban kebakaran pada Agustus 2025 lalu, kini dapat bernapas lega. Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar proses lotting atau pencabutan nomor kios penampungan sebagai wujud komitmen dalam memulihkan perekonomian mereka. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (20/12/2025) ini memberikan harapan baru bagi para pedagang untuk segera kembali berjualan.

Sebanyak 218 pedagang yang telah melalui proses verifikasi mengikuti lotting yang diadakan di Kantor Bidang Pasar Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, yang terletak di Komplek Pasar Ibuh Blok Barat. Pemerintah daerah berharap, dengan adanya kios penampungan ini, para pedagang dapat kembali memiliki tempat untuk mencari nafkah.

Asisten II Bidang Ekonomian dan Pembangunan Kota Payakumbuh, Yasrizal, menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik kios penampungan. Lebih dari itu, pemerintah juga berupaya memastikan proses penempatan kios berjalan dengan transparan, adil, dan berpihak kepada pedagang yang benar-benar terdampak. Yasrizal mengatakan, “Atas arahan Wali Kota, pemerintah hadir tidak hanya membangun fisik kios penampungan, tetapi juga memastikan proses penempatannya berjalan transparan, adil, dan berpihak kepada pedagang yang benar-benar terdampak.”

Sebanyak 202 unit kios penampungan telah dibangun di dua lokasi strategis, yaitu Jalan Sutan Usman dan Belakang Pos Kota atau eks Terminal Sago. Kios-kios ini bersifat sementara, sebagai fase transisi sebelum penataan pasar permanen dilakukan secara menyeluruh. Prioritas utama pemerintah adalah memastikan pedagang dapat segera kembali beraktivitas dan memiliki kepastian tempat usaha agar penghasilan mereka tidak terputus. “Yang terpenting, pedagang bisa kembali beraktivitas, memiliki kepastian tempat usaha, dan penghasilan mereka tidak terputus. Ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,” tegas Yasrizal.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, M. Faizal, menyampaikan apresiasi atas kelancaran proses lotting. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa mekanisme penempatan kios yang ditempuh pemerintah daerah dapat diterima oleh para pedagang. “Alhamdulillah, proses lotting hari ini berjalan lancar dan dapat diterima oleh pedagang. Sejak awal kami tekankan bahwa penempatan dilakukan secara terbuka dan adil, sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” kata Faizal.

Lebih lanjut, Faizal menegaskan bahwa setiap pedagang berhak atas satu kios sesuai nomor yang didapatkan dan tidak boleh dipindahtangankan. Pemerintah akan mengambil alih kios dan memberikannya kepada pedagang lain yang belum mendapatkan jika ada pelanggaran terhadap ketentuan ini. “Prinsipnya, kios ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh pedagang yang bersangkutan. Jika ada yang melanggar ketentuan, termasuk memindahtangankan kios, maka pemerintah akan mengambil alih dan memberikannya kepada pedagang lain yang belum mendapatkan,” jelasnya.

Pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus kepada pedagang yang sudah mendapatkan nomor lotting namun kios fisiknya belum tersedia. Mereka akan diprioritaskan dalam pembangunan kios penampungan tambahan yang direncanakan pada awal Tahun Anggaran 2026. Selain itu, pemerintah juga memberikan keringanan berupa pembebasan retribusi pasar selama satu tahun, kecuali tagihan listrik. Namun, pedagang tetap wajib menjaga ketertiban, kebersihan, dan mematuhi larangan memasak di dalam kios karena bangunan semi permanen berbahan kayu. Faizal berharap, “Kami ingin kios penampungan ini langsung hidup dan menjadi ruang pemulihan ekonomi bagi pedagang pascakebakaran.”

Ayu Suhana, seorang pedagang yang menjadi korban kebakaran, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan untuk kembali berdagang setelah hampir empat bulan tidak beraktivitas. Ayu Suhana menuturkan, “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa berdagang kembali. Hampir empat bulan kami tidak bisa berjualan, tentu sangat berat bagi kami pedagang kecil.” Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Payakumbuh atas penyediaan kios penampungan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh yang sudah memfasilitasi kami dengan kios penampungan ini. Harapan kami, Pasar Payakumbuh bisa segera dibangun kembali agar aktivitas perdagangan bisa normal seperti dulu,” pungkasnya.

Proses lotting ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Forkopimda Kota Payakumbuh, para asisten wali kota, jajaran Satpol PP Payakumbuh, Dinas Koperasi dan UKM, Diskominfo Payakumbuh, Kabag Perekonomian, pengurus IP3, serta para pedagang terdampak. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pemulihan ekonomi para pedagang Pasar Pusat Pertokoan Payakumbuh pasca kebakaran.