www.domainesia.com
News

Pengprov Kabaddi Sumbar Siapkan Atlet dan Infrastruktur Hadapi Porprov XVI 2026

67
×

Pengprov Kabaddi Sumbar Siapkan Atlet dan Infrastruktur Hadapi Porprov XVI 2026

Sebarkan artikel ini
jelang-porprov-xvi-2026,-pengprov-kabaddi-sumbar-matangkan-persiapan
Jelang Porprov XVI 2026, Pengprov Kabaddi Sumbar Matangkan Persiapan

Padang – Pengurus Provinsi (Pengprov) Kabaddi Sumatera Barat (Sumbar) tengah berupaya keras mematangkan persiapan atlet dan infrastruktur pendukung untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Upaya intensif ini diwujudkan melalui serangkaian rapat pengurus yang salah satunya digelar di Padang pada hari Kamis, 29 Januari 2025.

Rapat internal tersebut secara komprehensif membahas berbagai aspek krusial, mulai dari evaluasi kesiapan atlet, penyusunan program pelatihan yang terstruktur dan memadai, hingga penyiapan perangkat pertandingan yang memenuhi standar kualitas. Fokus utama dari rapat ini adalah memastikan seluruh elemen pendukung siap, sehingga cabang olahraga kabaddi dapat terselenggara dengan sukses dan kompetitif di Porprov XVI.

Ketua Pengprov Kabaddi Sumbar, Liswendi Kamar, memberikan informasi terkini mengenai tingkat partisipasi daerah dalam ajang olahraga tersebut. Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini, sebanyak 13 kabupaten/kota telah secara resmi menyatakan kesediaan mereka untuk berpartisipasi dalam cabang olahraga kabaddi di Porprov XVI 2026.

Meskipun demikian, terdapat tiga daerah yang saat ini masih menunggu rekomendasi resmi dari KONI kabupaten masing-masing, yaitu Kabupaten Dharmasraya, Pasaman Barat, dan Kabupaten Solok. Pengprov Kabaddi Sumbar terus menjalin komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan partisipasi penuh dari seluruh daerah di Sumatera Barat.

Lebih lanjut, Liswendi menyoroti beberapa daerah yang hingga saat ini belum membentuk kepengurusan kabaddi di tingkat kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Solok. “Adapun daerah yang belum terbentuk kepengurus kabupaten/ kota sampai saat ini adalah Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Solok. Kami terus melakukan komunikasi agar mereka segera bergabung dalam persiapan Porprov,” kata Liswendi.

Selain membahas kesiapan daerah, rapat tersebut juga memfokuskan perhatian pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya pelatih dan wasit. Pengprov Kabaddi Sumbar berupaya untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pelatih dan wasit, dengan tujuan agar penyelenggaraan pertandingan dapat berjalan sesuai dengan regulasi dan standar nasional yang berlaku.

Rencana teknis pertandingan juga menjadi agenda utama dalam rapat tersebut. Beberapa aspek yang dibahas meliputi penentuan kelas pertandingan, pemilihan sistem kompetisi yang akan digunakan, serta estimasi durasi pertandingan. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pertandingan berjalan efisien, menarik, dan memberikan pengalaman yang positif bagi para peserta maupun penonton.

Sebagai informasi tambahan, kabaddi adalah cabang olahraga beregu yang mengandalkan kombinasi kekuatan fisik, kecepatan, kelincahan, dan strategi. Format pertandingan kabaddi mempertandingkan beberapa nomor, di antaranya super five (5 lawan 5) dan three star (3 lawan 3).

Perkembangan cabang olahraga ini di Sumatera Barat menunjukkan tren yang positif di tingkat nasional. Hal ini terbukti dengan prestasi yang diraih oleh kontingen Kabaddi Sumatera Barat pada Babak Kualifikasi (BK) PON Aceh–Sumatera Utara 2023 yang diselenggarakan di Bali.

Dalam ajang tersebut, kontingen Sumbar berhasil meraih satu medali emas pada nomor super five (5 vs 5) serta satu medali perunggu pada nomor three star (3 vs 3). Keberhasilan ini sekaligus memastikan kelolosan atlet Sumatera Barat ke PON Aceh–Sumut. Namun, cabang olahraga kabaddi sayangnya tidak dapat dipertandingkan pada PON Aceh-Sumut karena adanya kendala teknis dari panitia penyelenggara.

Capaian prestasi yang diraih pada BK PON 2023 menjadi modal penting bagi Pengprov Kabaddi Sumbar untuk semakin serius mempersiapkan atlet daerah menuju Porprov XVI 2026. Liswendi menegaskan bahwa prestasi tersebut menjadi motivasi untuk memperluas pembinaan di tingkat kabupaten/kota. “Prestasi di BK PON 2023 menjadi motivasi bagi kami untuk memperluas pembinaan di kabupaten/kota, sehingga Porprov nanti menjadi ajang evaluasi sekaligus regenerasi atlet kabaddi Sumbar,” tutupnya.