www.domainesia.com
News

Perbaikan Jalan Lembah Anai Belum Tuntas, Lebaran 2026 Tanpa Sistem One Way Jalur Padang–Bukittinggi

142
×

Perbaikan Jalan Lembah Anai Belum Tuntas, Lebaran 2026 Tanpa Sistem One Way Jalur Padang–Bukittinggi

Sebarkan artikel ini
perbaikan-jalan-lembah-anai-belum-tuntas,-lebaran-2026-tanpa-sistem-one-way-jalur-padang–bukittinggi
Perbaikan Jalan Lembah Anai Belum Tuntas, Lebaran 2026 Tanpa Sistem One Way Jalur Padang–Bukittinggi

Tanah Datar – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memutuskan untuk meniadakan sistem satu arah (one way) di jalur Padang–Bukittinggi selama libur Idulfitri mendatang. Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, mengingat perbaikan jalan di ruas Lembah Anai belum sepenuhnya rampung pasca-bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November tahun lalu.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, melakukan peninjauan langsung terhadap progres perbaikan jalan pada Senin (16/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan. Arry Yuswandi mengatakan, pertimbangan utama peniadaan sistem satu arah adalah belum selesainya perbaikan jalan di Lembah Anai. “Mengingat belum tuntasnya perbaikan jalan Lembah Anai, maka kebijakan penerapan sistem one way kita tiadakan pada tahun ini,” tegasnya.

Selain meniadakan sistem satu arah, Pemprov Sumbar juga mengimbau kepada seluruh pengendara yang melintasi jalur Lembah Anai untuk tidak berhenti di sepanjang jalur tersebut. Imbauan ini dikeluarkan sebagai langkah preventif untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan meminimalisir potensi risiko keselamatan, mengingat kawasan tersebut masih dalam tahap pengerjaan dan memiliki kerawanan terhadap bencana.

Arry Yuswandi menekankan bahwa pemerintah sangat memperhatikan aspek keselamatan, terutama menjelang periode arus mudik dan balik Lebaran yang diperkirakan akan mengalami peningkatan signifikan. Ia menjelaskan bahwa kawasan Lembah Anai belum sepenuhnya aman dan masih dalam proses pengerjaan. Arry Yuswandi mengatakan, antisipasi terhadap kemungkinan terburuk menjadi fokus utama. “Kawasan ini belum sepenuhnya aman dan masih dalam proses pengerjaan. Yang perlu kita lakukan adalah mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk untuk memastikan keselamatan masyarakat. Karena itu, pengendara dilarang berhenti di sepanjang jalur tersebut,” ujarnya.

Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sumbar, Masheri Yanda Boy, menyadari bahwa kebijakan yang diambil mungkin tidak sepenuhnya disetujui oleh semua pihak. Namun, ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat tetap menjadi pertimbangan yang paling mendasar. Masheri Yanda Boy mengatakan, pemerintah menyadari potensi kritik terhadap setiap tindakan yang diambil. “Kalau pemerintah bertindak bisa disalahkan, tidak bertindak juga disalahkan. Tetapi yang jelas, keselamatan masyarakat harus tetap menjadi pertimbangan utama,” katanya.

Meskipun perbaikan ruas jalan Lembah Anai masih terus berlangsung dan ditargetkan selesai pada bulan Juni mendatang, jalur tersebut akan tetap dibuka selama 24 jam selama masa libur Lebaran untuk mendukung mobilitas masyarakat. Kebijakan ini sejalan dengan arahan yang diberikan oleh Menteri Pekerjaan Umum RI, Dodi Hanggodo, saat melakukan peninjauan lokasi beberapa waktu lalu. Pemprov Sumbar mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu serta arahan dari petugas demi keselamatan bersama.