Jakarta – Semangat persatuan dan ketangguhan masyarakat Minang menjadi sorotan utama dalam momentum pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) periode 2026-2031. Acara yang berlangsung di Gedung Nusantara IV DPR RI pada Sabtu (11/4/2026) tersebut tidak sekadar menjadi seremoni pelantikan pengurus baru, melainkan juga menjadi wadah Halal Bihalal yang mempererat tali silaturahmi antarperantau dari berbagai penjuru tanah air.
Kehadiran Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, dalam acara tersebut menegaskan perhatian pemerintah pusat terhadap eksistensi organisasi ini. Mewakili Presiden Prabowo Subianto, Raffi menyampaikan pesan mengenai komitmen pemerintah dalam mendampingi masyarakat Minang, khususnya dalam upaya pemulihan wilayah pascabencana.
Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad mengatakan, pemerintah pusat berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat Minang. ‘Bapak Presiden Prabowo Subianto selalu memastikan bahwa masyarakat Minang tidak akan pernah merasa sendirian,’ ujarnya.
Lebih lanjut, Raffi memberikan apresiasi tinggi terhadap karakter masyarakat Minang yang dinilai memiliki daya juang luar biasa. Menurutnya, kemampuan “urang awak” untuk bangkit dari keterpurukan merupakan inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad mengatakan, semangat pantang menyerah tersebut menjadi mesin penggerak utama dalam pemulihan daerah. ‘Bahkan dalam situasi sulit sekalipun, masyarakat Minang tidak larut dalam kesedihan. Dengan cepat bangkit dan memulihkan diri lebih cepat dari perkiraan,’ tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Raffi juga menyoroti nilai-nilai keberanian dan kebersamaan yang telah menjadi fondasi kuat bagi masyarakat Minang, baik di kampung halaman
Jakarta – Semangat kolektivitas dan ketangguhan masyarakat Minang menjadi sorotan utama dalam momentum pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) periode 2026-2031. Perhelatan yang berlangsung di Gedung Nusantara IV DPR RI pada Sabtu (11/4/2026) tersebut tidak sekadar menjadi seremoni pelantikan pengurus baru, melainkan juga menjadi wadah silaturahmi melalui kegiatan Halal Bihalal yang mempererat ikatan persaudaraan di antara para perantau.
Kehadiran Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, dalam acara tersebut menegaskan perhatian pemerintah pusat terhadap peran strategis organisasi ini. Mewakili Presiden Prabowo Subianto, Raffi menyampaikan pesan mengenai komitmen negara dalam mendukung masyarakat Minang, khususnya dalam upaya pemulihan wilayah yang terdampak bencana.
Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad mengatakan, pemerintah pusat berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat Minang. ‘Bapak Presiden Prabowo Subianto selalu memastikan bahwa masyarakat Minang tidak akan pernah merasa sendirian,’ ujarnya.
Lebih lanjut, Raffi memberikan apresiasi tinggi terhadap karakter masyarakat Minang yang dinilai memiliki daya juang luar biasa. Menurutnya, kemampuan “urang awak” untuk bangkit dari keterpurukan merupakan inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad mengatakan, semangat pantang menyerah tersebut menjadi mesin penggerak utama dalam pemulihan daerah. ‘Bahkan dalam situasi sulit sekalipun, masyarakat Minang tidak larut dalam kesedihan. Dengan cepat bangkit dan memulihkan diri lebih cepat dari perkiraan,’ tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Raffi juga menyoroti nilai-nilai keberanian dan kebersamaan yang telah menjadi fondasi kuat bagi masyarakat Minang, baik di kampung halaman maupun di perantauan. Ia menekankan bahwa solidaritas tersebut merupakan aset berharga dalam menjaga persatuan bangsa. Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad mengatakan, nilai-nilai tersebut adalah kekuatan yang tak tergantikan. ‘Orang Minang memiliki keberanian dan kebersamaan yang luar biasa, ini adalah aset bangsa yang harus terus dijaga,’ ujarnya.







