Sijunjung – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKB, Rico Alviano Rajo Nan Sati ST, menyoroti pentingnya Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup masyarakat desa di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Kunjungan kerja yang dilakukannya bertujuan untuk memastikan program ini berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rico Alviano menekankan bahwa program BPBL bukan sekadar memberikan penerangan, melainkan investasi strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Ketersediaan listrik diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, mengoptimalkan pelayanan kesehatan, serta memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah pedesaan.
Sebagai wakil rakyat, Rico Alviano berkomitmen untuk terus mengawal program-program nasional agar dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat di tingkat desa. Ia meyakini bahwa akses listrik akan membuka peluang baru bagi pengembangan potensi ekonomi lokal dan peningkatan kualitas hidup.
Lebih lanjut, Rico Alviano menjelaskan bahwa listrik bukan hanya sekadar fasilitas teknis, tetapi merupakan fondasi bagi kualitas hidup yang lebih layak. “Satu listrik untuk satu rumah tangga bisa membuat kehidupan semakin terang. Menerangi saat gelap, menerangi hati kita, dan memberi harapan baru,” ungkap Rico Alviano pada Selasa (16/12/2025), menggambarkan dampak positif yang diharapkan dari program ini.
Rico Alviano menambahkan bahwa hadirnya listrik di rumah-rumah warga akan memberikan dampak positif bagi seluruh anggota keluarga. Anak-anak dapat belajar dengan lebih giat, orang tua dapat lebih produktif dalam bekerja, dan keluarga secara keseluruhan akan memiliki optimisme untuk meraih kehidupan yang lebih sejahtera. Penyerahan BPBL ini turut didampingi oleh Wali Nagari Tanjung Gadang, Primarandu Hs. S.Pd.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Alviano mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sijunjung untuk terus menjaga kebersamaan, semangat gotong royong, dan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan. “Indonesia tidak boleh menjadi negara yang gelap. Kita ingin Indonesia terang—seterang desa kita, seterang hati kita,” ucapnya, menyerukan semangat optimisme dan kemajuan. Ia juga berpesan agar bantuan listrik yang telah diberikan dapat dirawat dan dijaga dengan baik, serta mendorong warga untuk mengusulkan kembali keluarga-keluarga lain yang belum mendapatkan akses listrik.







