Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus berbenah dalam mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan melantik pejabat baru di tingkat wilayah. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, secara resmi melantik M. Rifki sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat (Sumbar) pada hari Jumat, 28 November 2025.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam upaya percepatan dan optimalisasi seluruh tahapan persiapan ibadah haji tahun 2026. Momen pelantikan ini juga menjadi sorotan karena keunikan pakaian yang dikenakan oleh para pejabat yang dilantik. Mereka tampil dengan sarung, jas, dan dasi kupu-kupu, sebuah simbol yang merepresentasikan lahirnya kementerian baru berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025. Simbolisme ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat pembaruan dan adaptasi di seluruh jajaran kementerian.
M. Rifki, yang juga dikenal sebagai Ketua Harian ILUNI UIN Imam Bonjol Padang, menyatakan kesiapannya untuk segera bergerak cepat dalam mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. “Alhamdulillah, ini amanah besar. Waktu kita sangat singkat,” kata Rifki, menggambarkan betapa mendesaknya tugas yang diembannya.
Menurut Rifki, pelantikan ini bukan sekadar seremonial pergantian jabatan, melainkan sebuah momentum untuk meningkatkan kinerja secara signifikan. Ia berjanji akan memaksimalkan segala upaya dalam mempersiapkan Haji 2026, mengingat waktu yang tersedia sangat terbatas. Prioritas utamanya adalah memastikan seluruh persiapan berjalan dengan terencana, terukur, dan penuh tanggung jawab.
Lebih lanjut, Rifki menjelaskan bahwa tahapan pelaksanaan haji, termasuk proses pelunasan tahap pertama, telah dimulai. Hal ini menunjukkan bahwa persiapan telah berjalan dan memerlukan perhatian serta koordinasi yang intensif dari semua pihak terkait.
Sebelum ditunjuk sebagai Plt. Kakanwil, Rifki telah mengemban amanah sebagai Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sumbar sejak Februari 2025. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal yang berharga dalam memimpin dan mengkoordinasikan persiapan haji di tingkat wilayah.
Di awal masa kepemimpinannya, Rifki telah menetapkan sejumlah program prioritas yang meliputi penguatan manasik haji, perbaikan alur layanan jemaah, sinergi dengan pemerintah daerah, serta optimalisasi proses keberangkatan dan pemulangan jemaah. Program-program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji asal Sumatera Barat.
Rifki menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji asal Sumatera Barat. “Kementerian Haji dan Umrah ini rumah baru, tetapi semangat pengabdian kita tetap sama, memastikan jamaah haji Sumatera Barat mendapatkan pelayanan terbaik,” pungkasnya.







