www.domainesia.com
News

Sekda Sumbar Lantik 119 Pejabat, Dorong Birokrasi Adaptif dan Tingkatkan Pelayanan

146
×

Sekda Sumbar Lantik 119 Pejabat, Dorong Birokrasi Adaptif dan Tingkatkan Pelayanan

Sebarkan artikel ini
mutasi-bergulir-di-lingkungan-pemprov-sumbar,-119-pejabat-dilantik
Mutasi Bergulir di Lingkungan Pemprov Sumbar, 119 Pejabat Dilantik

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus melakukan pembenahan birokrasi sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Langkah signifikan dalam upaya ini diwujudkan melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 119 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemprov Sumbar. Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, berlangsung di Auditorium Gubernuran pada hari Rabu, 24 Desember 2025.

Penataan organisasi menjadi fokus utama dalam pelantikan ini, dimana dari total pejabat yang dilantik, 51 orang dikukuhkan kembali pada jabatan yang sama. Hal ini merupakan konsekuensi dari perubahan tipe Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar dari tipe B menjadi tipe A, yang berimplikasi pada perubahan struktur organisasi dan nomenklatur jabatan. Sementara itu, 68 pejabat lainnya mengalami promosi dan rotasi sebagai bagian dari upaya mengisi kekosongan jabatan sekaligus memperkuat kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar.

Sekdaprov Arry Yuswandi menekankan bahwa pelantikan ini adalah bagian tak terpisahkan dari upaya berkelanjutan untuk menata organisasi pemerintahan agar lebih adaptif, efektif, dan profesional dalam merespons dinamika kebutuhan pelayanan publik yang semakin kompleks. Penataan ini diharapkan dapat mewujudkan birokrasi yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan secara signifikan.

Lebih lanjut, Arry Yuswandi menjelaskan bahwa pelantikan ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan organisasi yang terus berkembang. “Kita ingin memastikan birokrasi bekerja lebih efisien, efektif, dan profesional. Dari 119 pejabat yang dilantik, 68 merupakan hasil promosi dan rotasi, sementara 51 lainnya merupakan pengukuhan akibat perubahan tipe instansi,” jelas Arry Yuswandi.

Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov Arry Yuswandi menyampaikan tiga pesan utama kepada para pejabat yang baru dilantik, yang diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Pertama, ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh pejabat dalam mewujudkan tata kelola birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Kedua, para pejabat dituntut untuk bekerja dengan cepat, adaptif, dan inovatif dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. Ketiga, setiap pejabat diingatkan untuk tidak hanya berfokus pada proses kerja semata, tetapi juga pada hasil serta dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat.

Arry Yuswandi mengingatkan para pejabat yang dilantik akan amanah yang diemban. “Bapak dan Ibu adalah orang-orang yang dipercaya untuk mengemban amanah ini. Banyak yang berkeinginan berada di posisi tersebut, namun yang terpilih adalah Bapak dan Ibu. Jawablah kepercayaan ini dengan kinerja terbaik dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Selain itu, Arry Yuswandi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumbar untuk senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme serta menjadikan nilai-nilai Core Values ASN BerAKHLAK sebagai landasan dalam bekerja dan melayani masyarakat. Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk berhati-hati dalam menjalankan amanah yang telah dipercayakan, serta selalu menjaga integritas dalam setiap tindakan.

“Hati-hati dalam menjalankan amanah. Jaga integritas, hindari perbuatan yang bertentangan dengan hukum dan norma, teruslah belajar, dan segeralah beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru,” pesan Arry Yuswandi.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM ASN, Arry Yuswandi mengungkapkan bahwa mulai tahun 2026, skema pengembangan karier ASN di lingkungan Pemprov Sumbar akan dilaksanakan secara lebih objektif dan transparan melalui penerapan sistem manajemen talenta. Sistem ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh ASN untuk mengembangkan potensi diri dan mencapai jenjang karier yang lebih tinggi berdasarkan kinerja, kompetensi, dan potensi yang dimiliki.

“Ke depan, pengembangan karier ASN akan berjalan secara otomatis melalui sistem manajemen talenta. Tidak lagi bergantung pada usulan, tetapi sudah berbasis kinerja, kompetensi, dan potensi,” tutupnya. Dengan adanya sistem ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang lebih kompetitif dan profesional, serta mampu mendorong peningkatan kinerja organisasi secara keseluruhan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Sumatera Barat.