www.domainesia.com
News

Skola Art Fest 2025: Pelajar Sumbar Unjuk Gigi, Cegah Kenakalan

72
×

Skola Art Fest 2025: Pelajar Sumbar Unjuk Gigi, Cegah Kenakalan

Sebarkan artikel ini
skola-art-fest-2025:-pelajar-sumbar-unjuk-gigi,-cegah-kenakalan
Skola Art Fest 2025: Pelajar Sumbar Unjuk Gigi, Cegah Kenakalan

Padang – Taman Budaya Sumatera Barat menjadi pusat perhatian dengan diselenggarakannya Festival Panggung Seni Pelajar ‘Skola Art Fest’, yang resmi dibuka pada Jumat malam, 14 November 2025. Perhelatan ini diharapkan menjadi wahana positif bagi generasi muda dalam menyalurkan ekspresi diri dan mengembangkan potensi melalui berbagai bentuk kesenian.

Festival perdana di Sumatera Barat ini mendapatkan sambutan hangat dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan aparat kepolisian. Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Dr. Jefrinal Arifin, yang hadir mewakili Gubernur Mahyeldi, secara simbolis membuka acara tersebut. Dalam pidatonya, Dr. Jefrinal Arifin menyoroti peran strategis Skola Art Fest sebagai wadah untuk mengasah potensi, memperkuat karakter, serta menanamkan nilai-nilai budaya luhur kepada para pelajar.

Kemeriahan pembukaan festival semakin terasa dengan suguhan berbagai penampilan seni yang memukau. Kehadiran Diva Aurel, yang populer dengan lagu “Tabola Bale”, berhasil menghibur para penonton yang hadir. Selain itu, pementasan teater dari SMKN 7 Padang dan SMAN 6 Padang juga sukses memukau para hadirin dengan alur cerita dan kualitas akting yang memikat. Kolaborasi lintas daerah turut menambah daya tarik acara, dengan penampilan tari kreasi dari SMAN 2 Banyuasin, Sumatera Selatan, yang memeriahkan suasana pembukaan.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan festival ini juga datang dari Kasat Binmas Polresta Padang, Kompol Muzhendri. Menurutnya, Skola Art Fest merupakan instrumen yang efektif dalam menekan angka kenakalan remaja dan potensi tawuran. “Kegiatan seperti ini perlu kita dorong karena menjadi ruang bagi siswa untuk berkreasi dan menyalurkan energi secara positif,” ujarnya.

Kepala Taman Budaya Sumbar, M. Devid, menyampaikan bahwa festival ini akan berlangsung hingga Minggu malam, 16 November 2025. Sebanyak sepuluh sekolah telah berhasil melewati proses seleksi teknis yang ketat dan akan menampilkan beragam karya seni yang berakar pada seni tradisi, namun dikembangkan menjadi seni kontemporer yang lebih modern dan relevan dengan perkembangan zaman. Beberapa sekolah yang turut berpartisipasi dalam festival ini antara lain SMAN 1 Padang, SMAN 6 Padang, dan SMKN 7 Padang.