Padang – Sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan daerah menjadi fokus utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Barat tahun 2027 yang berlangsung di Auditorium Gubernur Sumbar, Rabu (08/04/2026). Agenda tersebut dihadiri oleh Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, bersama jajaran kepala daerah lainnya, unsur Forkopimda, serta pemangku kepentingan terkait, dengan pembukaan resmi yang dilakukan oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, didampingi Wakil Gubernur Vasko Ruseimy.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menekankan pentingnya forum ini sebagai instrumen sinkronisasi kebijakan. Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan, forum ini menjadi wadah krusial untuk menyelaraskan visi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. ‘Musrenbang tingkat provinsi menjadi forum strategis dalam menyatukan arah pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,’ ujarnya.
Pemerintah Kota Payakumbuh memanfaatkan momentum ini untuk mengajukan berbagai usulan prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah. Fokus usulan tersebut mencakup perbaikan infrastruktur jalan berstatus provinsi, serta pengembangan kapasitas tenaga kerja melalui program pelatihan, termasuk pelatihan juru las (welder) guna memenuhi kebutuhan sektor industri.
Selain infrastruktur dan ketenagakerjaan, Pemko Payakumbuh juga menyoroti sektor kesehatan dan pengelolaan lingkungan. Usulan yang diajukan meliputi pengembangan fasilitas rumah sakit umum, pengadaan alat kesehatan, serta rehabilitasi dan relokasi puskesmas. Terkait penanganan sampah, diusulkan pula pengadaan mesin press untuk optimalisasi pengolahan limbah.
Lebih lanjut, perhatian khusus diberikan pada aspek lingkungan dan mitigasi bencana, di antaranya pembebasan lahan buffer zone, rehabilitasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional, serta penyelesaian ganti rugi lahan bagi warga yang terdampak bencana longsor.
Sebagai penutup, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan, pihaknya juga menitikberatkan pada pembenahan sarana olahraga dan sektor pertanian sebagai penopang ekonomi lokal. ‘Pada sektor olahraga dan pertanian, kami juga mengusulkan rehabilitasi GOR M. Yamin, lapangan tenis Kubu Gadang, jaringan irigasi, serta peningkatan jalan kewilayahan,’ tuturnya.







