News

BPJS Ketenagakerjaan dan Unand Integrasikan Kurikulum Jamsostek

12
×

BPJS Ketenagakerjaan dan Unand Integrasikan Kurikulum Jamsostek

Sebarkan artikel ini
bpjs-ketenagakerjaan-dan-unand-integrasikan-kurikulum-jaminan-sosial-ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan dan Unand Integrasikan Kurikulum Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Padang – BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas sepakat memasukkan kurikulum jaminan sosial ke dalam materi perkuliahan untuk memperkuat literasi perlindungan kerja di kalangan mahasiswa.

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat dan Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi di Padang, Rabu (6/8/2026).

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan kurikulum, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Saiful menilai pemahaman tentang jaminan sosial perlu diberikan sejak mahasiswa masih di bangku kuliah, bukan setelah mereka masuk dunia kerja.

“Anak-anak mahasiswa ini kan nanti calon pekerja. Tentunya mereka harus tahu bahwa bekerja formal, informal, maupun berusaha sendiri tetap akan menjadi bagian dari perlindungan pekerja. Jadi dari awal mereka harus sudah paham,” ujar Saiful.

Sebagai langkah awal, 1.500 mahasiswa Universitas Andalas yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) kini telah terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan berharap para mahasiswa itu tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga ikut menyebarkan literasi kepada masyarakat di lokasi pengabdian.

Efa menyambut baik kerja sama itu dan menilai kurikulum yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja sangat penting bagi mahasiswa.

Ia mengatakan pembekalan tersebut akan membantu mahasiswa memahami perlindungan ketenagakerjaan, baik saat mereka bekerja maupun ketika kelak menjadi pemberi kerja.

“Kolaborasi ini membekali mahasiswa agar memahami perlindungan ketenagakerjaan, baik saat mereka nanti menjadi pekerja maupun pemberi kerja,” jelas Efa.

Selain di kelas, kerja sama ini juga membuka peluang magang bagi mahasiswa di kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Melalui program itu, mahasiswa diharapkan dapat melihat langsung praktik penyelenggaraan jaminan sosial di lapangan.

Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan memperluas kepesertaan lewat ekosistem pendidikan.

Penguatan literasi sejak bangku kuliah diharapkan dapat memperkecil hambatan edukasi bagi pekerja informal sekaligus mempercepat tercapainya Universal Coverage Jamsostek.