www.domainesia.com
News

Bukittinggi Tingkatkan Kualitas Koperasi Lewat Pelatihan Intensif

38
×

Bukittinggi Tingkatkan Kualitas Koperasi Lewat Pelatihan Intensif

Sebarkan artikel ini
komitmen-bukittinggi-dorong-profesionalisme-pengurus-koperasi-merah-putih-lewat-pelatihan-bersama-rumah-bumn
Komitmen Bukittinggi Dorong Profesionalisme Pengurus Koperasi Merah Putih Lewat Pelatihan Bersama Rumah BUMN

Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi (Pemko) terus berupaya meningkatkan kualitas koperasi di wilayahnya melalui serangkaian inisiatif strategis. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memberikan pelatihan intensif kepada pengurus Koperasi Merah Putih yang telah dibentuk di 24 kelurahan. Pelatihan ini diharapkan dapat membekali pengurus dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola koperasi secara efektif.

Pelatihan yang diselenggarakan pada Jumat, 4 Juli 2025, dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Tenaga Kerja Kota Bukittinggi, Mihandrik. Dalam kegiatan tersebut, Mihandrik berinteraksi langsung dengan para peserta melalui sesi brainstorming. Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemko Bukittinggi dan Rumah BUMN.

Mihandrik mengapresiasi pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan di Bukittinggi. Menurutnya, langkah ini menunjukkan komitmen Pemko dalam mengembangkan sektor koperasi. Mihandrik mengatakan, “Pengurus Koperasi Merah Putih di 24 kelurahan Kota Bukittinggi sudah rampung. Secara agregat, ini menjadikan kita yang tercepat dalam pembentukan. Dan telah menerima penghargaan yang langsung diterima oleh bapak wakil walikota.”

Lebih lanjut, Mihandrik menekankan bahwa pembentukan pengurus koperasi hanyalah tahap awal. Ia berharap koperasi-koperasi tersebut dapat beroperasi secara mandiri dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat kelurahan. Mihandrik menambahkan, “Semua pengurus dibekali dengan keilmuan dasar dan teknis seputar koperasi. Tujuannya agar koperasi bisa tumbuh profesional, transparan, dan benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.”

Meskipun belum ada alokasi anggaran khusus dari APBD untuk program koperasi, Pemko Bukittinggi aktif menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk Rumah BUMN, untuk mencari sumber pembiayaan alternatif. Mihandrik menjelaskan, “Alhamdulillah, melalui Rumah BUMN kita diberikan dukungan dana untuk pelaksanaan program kemitraan. Pada tanggal 1 Juli lalu, kita telah mulai pelatihan untuk dua angkatan pertama.”

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat, diharapkan koperasi di Bukittinggi dapat berkembang secara kuantitatif dan kualitatif, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat secara keseluruhan. Pemerintah Kota Bukittinggi optimis bahwa dengan dukungan dan pelatihan yang tepat, koperasi-koperasi di wilayahnya akan mampu menjadi penggerak ekonomi yang handal dan berkelanjutan.