www.domainesia.com
News

Fizlan Setiawan Gencarkan Pasar Raya Fase VII Dongkrak Ekonomi Padang

7
×

Fizlan Setiawan Gencarkan Pasar Raya Fase VII Dongkrak Ekonomi Padang

Sebarkan artikel ini
jelang-tahun-ajaran-baru,-pasar-raya-fase-vii-jadi-motor-peningkatan-ekonomi-kota-padang
Jelang Tahun Ajaran Baru, Pasar Raya Fase VII Jadi Motor Peningkatan Ekonomi Kota Padang

Padang – Pemerintah Kota Padang menyiapkan langkah penguatan ekonomi di Pasar Raya Padang Fase VII menjelang tahun ajaran baru 2026 dengan menggandeng sejumlah mitra strategis. Upaya ini diarahkan untuk mendorong daya beli masyarakat sekaligus memberi ruang lebih besar bagi pedagang menaikkan omzet.

Menjelang masuk sekolah, aktivitas belanja kebutuhan pendidikan di kawasan itu memang meningkat. Kondisi tersebut ikut menggerakkan transaksi perdagangan dan membuat Pasar Raya Fase VII menjadi salah satu tujuan utama warga mencari perlengkapan sekolah.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, mengatakan momen tahun ajaran baru selalu membuka peluang bagi pelaku usaha, khususnya pedagang di Pasar Raya Fase VII. Menurut dia, kawasan tersebut menyediakan beragam kebutuhan yang dicari masyarakat.

“Ya, kita untuk saat ini, tentunya dengan mau masuknya tahun ajaran baru, tentu ini sebuah peluang bagi pelaku usaha kita, khususnya pedagang yang berada di Pasar Raya Fase VII. Sama-sama kita ketahui di Fase VII bukan hanya sekedar pakaian, bukan hanya sekedar mukena atau alat tulis saja, tapi juga perlengkapan-perlengkapan sekolah yang dibutuhkan oleh masyarakat kita juga tersedia di Pasar Raya Fase VII. Masyarakat dapat mencari sepatu, tas, dan alat tulis yang sesuai dengan kebutuhan yang sudah tersedia lengkap di Pasar Raya Fase VII,” katanya.

Untuk memperluas aktivitas ekonomi di pasar tersebut, Dinas Perdagangan Kota Padang terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Koordinasi dilakukan dengan sektor perbankan hingga penyedia layanan transportasi daring agar akses masyarakat untuk berbelanja semakin mudah.

“Saat ini kita berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, terutama dengan pihak Grab, pihak Bank Nagari, bagaimana menggaet sektor perekonomian, terutama peningkatan daya beli masyarakat kita,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemkot Padang juga menyiapkan antisipasi atas potensi kenaikan harga bahan pokok yang kerap muncul ketika aktivitas ekonomi meningkat. Salah satu langkah yang dipersiapkan adalah pelaksanaan operasi pasar secara berkala.

Operasi pasar itu akan difokuskan pada komoditas penting seperti beras, minyak goreng, dan cabai. Kebijakan tersebut ditujukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Selain itu, Pemkot Padang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk mendukung revitalisasi Pasar Raya melalui perbaikan sarana dan prasarana umum. Pekerjaan itu akan ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang guna meningkatkan kenyamanan pengunjung dan menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi di kawasan pasar.