www.domainesia.com
News

ITP Pacu Mahasiswa Terlibat Riset Global demi Wujudkan World Class University

3
×

ITP Pacu Mahasiswa Terlibat Riset Global demi Wujudkan World Class University

Sebarkan artikel ini
itp-kian-mendunia,-prof-maidiawati:-berikan-mahasiswa-pengalaman-riset-kolaborasi-dengan-tokyo-institute-of-technology
ITP Kian Mendunia, Prof Maidiawati: Berikan Mahasiswa Pengalaman Riset Kolaborasi dengan Tokyo Institute of Technology

Padang – Ambisi Institut Teknologi Padang (ITP) untuk bertransformasi menjadi institusi pendidikan tinggi berstandar internasional kini menunjukkan progres signifikan melalui keterlibatan mahasiswa dalam ekosistem riset global. Salah satu bukti nyata dari upaya tersebut adalah partisipasi Muhammad Farhan, mahasiswa semester 6 program studi Teknik Sipil ITP, dalam proyek penelitian kolaboratif yang melibatkan konsorsium universitas ternama, yakni Osaka University, Tokyo Institute of Technology, Universitas Andalas, Institut Teknologi Padang, dan Universitas Syiah Kuala.

Saat ini, Muhammad Farhan tengah menjalankan serangkaian pengujian teknis di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala. Proses riset tersebut dilakukan di bawah supervisi langsung Rektor ITP, Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., yang juga berperan sebagai pembimbing utama dalam proyek tersebut.

Rektor ITP Prof. Maidiawati mengatakan, keterlibatan mahasiswa dalam proyek ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi ITP di dunia pendidikan tinggi. ‘Kolaborasi riset mahasiswa kami ini dalam rangka mewujudkan kemitraan strategis dengan universitas luar negeri, dengan harapan ITP Word Class University pada tahun 2030 dapat tercapai,’ ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Maidiawati menegaskan bahwa pelibatan mahasiswa dalam riset lintas negara ini merupakan bagian dari cetak biru institusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan teknologi. Melalui pengalaman langsung di lapangan dan kolaborasi dengan institusi global, ITP berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kompetensi yang diakui di kancah internasional.