www.domainesia.com
News

KAI Catat Lonjakan Penumpang Pariaman Ekspres Saat Libur Maulid Nabi

69
×

KAI Catat Lonjakan Penumpang Pariaman Ekspres Saat Libur Maulid Nabi

Sebarkan artikel ini
18-ribu-penumpang-gunakan-pariaman-ekspres-selama-libur-maulid-nabi
18 Ribu Penumpang Gunakan Pariaman Ekspres Selama Libur Maulid Nabi

Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (Sumbar) berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan perjalanan kereta api, seiring dengan lonjakan penumpang yang signifikan selama libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, dari tanggal 4 hingga 7 September 2025. Peningkatan ini mendorong KAI Divre II Sumbar untuk mengoperasikan 10 perjalanan Kereta Api (KA) Pariaman Ekspres relasi Paulina-Naras, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menyediakan layanan transportasi yang aman dan dapat diandalkan.

Antusiasme masyarakat Sumatera Barat terhadap kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama liburan tercermin dari peningkatan jumlah penumpang. KA Pariaman Ekspres menjadi pilihan utama, terutama bagi mereka yang ingin mengunjungi Kota Pariaman.

Rute KA Pariaman Ekspres dari Padang ke Pariaman memakan waktu sekitar 1,5 jam, memungkinkan penumpang mencapai destinasi wisata populer seperti Pantai Gandoriah dengan mudah. Selama perjalanan, penumpang disuguhi pemandangan indah pesisir pantai dan pedesaan Sumatera Barat. Harga tiket yang terjangkau menjadikan kereta api sebagai pilihan menarik bagi wisatawan yang mencari perjalanan ekonomis dan nyaman.

Reza Shahab menjelaskan bahwa data penumpang KA Pariaman Ekspres selama libur Maulid Nabi Muhammad SAW menunjukkan animo masyarakat yang tinggi. “Masa liburan Maulid Nabi Muhammad ini, volume penumpang KA Pariaman Ekspres dari tanggal 4-7 September 2025 mencapai 18.940 penumpang atau 112 persen dari total kapasitas 16.960 tempat duduk,” jelas Reza Shahab.

Reza Shahab memprediksi peningkatan jumlah penumpang akan terus berlanjut, dengan puncak perjalanan pada hari Ahad, 7 September 2025. Menurutnya, peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api dan efektivitas sistem operasional serta perencanaan angkutan masa libur KAI. “Peningkatan volume ini tidak hanya mencerminkan kepercayaan publik terhadap layanan kereta api, tetapi juga menunjukkan efektivitas sistem operasional dan perencanaan angkutan masa libur yang telah dilakukan KAI. Seluruh perjalanan KA didukung petugas, optimalisasi rangkaian, dan layanan di stasiun yang semakin ramah pelanggan,” imbuh Reza Shahab.

Lonjakan penumpang ini menegaskan posisi kereta api sebagai pilihan utama masyarakat untuk perjalanan liburan. Selain biaya yang terjangkau, keamanan, dan kenyamanan, kereta api menawarkan fleksibilitas waktu dan akses mudah ke berbagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Reza Shahab menekankan pentingnya keselamatan bagi masyarakat di area stasiun, di dalam kereta, dan saat melintasi perlintasan sebidang. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan diri dan orang lain. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan. Saat melintasi perlintasan sebidang, berhenti, tengok kanan-kiri, dan pastikan aman sebelum melintas. Satu detik kehati-hatian bisa menyelamatkan nyawa,” imbau Reza Shahab.

KAI berkomitmen untuk menjaga jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api agar pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, tertib, dan menyenangkan. KAI juga berupaya meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang dari segi ketepatan waktu, kenyamanan, dan keselamatan. “KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan angkutan penumpang, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan. Kami juga akan terus menyesuaikan kapasitas dan pola operasi untuk menjawab dinamika kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama pada momen dengan permintaan tinggi seperti long weekend ini,” pungkas Reza Shahab.

KAI Divre II Sumbar menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi utama, serta kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga keselamatan perjalanan.