News

Kemnaker dan Indo-Rama Salurkan Modal ke Lima TKM Purwakarta

13
×

Kemnaker dan Indo-Rama Salurkan Modal ke Lima TKM Purwakarta

Sebarkan artikel ini
kemnaker-dan-indo-rama-perkuat-kelompok-tenaga-kerja-mandiri-di-purwakarta
Kemnaker dan Indo-Rama Perkuat Kelompok Tenaga Kerja Mandiri di Purwakarta

Purwakarta – Kementerian Ketenagakerjaan menyalurkan bantuan modal usaha kepada lima kelompok Tenaga Kerja Mandiri di Purwakarta, Jawa Barat, untuk memperkuat usaha berbasis komunitas dan membuka lebih banyak peluang kerja.

Penyaluran bantuan itu dilakukan bersama PT Indo-Rama Synthetics Tbk pada Jumat (7/8/2026).

Dari lima kelompok penerima, tiga di antaranya masuk kategori TKM lanjutan, sedangkan dua lainnya merupakan TKM pemula. Program ini disiapkan bukan sekadar sebagai dukungan dana, melainkan juga untuk membangun ekosistem kewirausahaan di tingkat masyarakat.

Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker, Sugeng Heri Suseno, mengatakan bantuan tersebut hanya diberikan kepada kelompok yang lolos seleksi ketat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada PT Indo-Rama Synthetics Tbk yang kembali menjalin kemitraan strategis dalam program itu. Menurut dia, bantuan yang diserahkan merupakan hasil proses seleksi yang panjang dan cermat.

Sugeng menjelaskan, fungsi modal usaha itu disesuaikan dengan tahap perkembangan masing-masing kelompok. Bagi TKM lanjutan, dana dapat dipakai untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperbarui peralatan, dan memperluas pasar melalui kanal digital.

Sementara itu, kelompok pemula dapat menggunakan bantuan sebagai modal awal agar usaha yang dijalankan tetap relevan dan berkelanjutan. Sugeng menegaskan, inti Program Tenaga Kerja Mandiri ialah mendorong masyarakat beralih dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.

“Inilah esensi Program Tenaga Kerja Mandiri, yaitu mengubah pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” tegasnya.

Kemnaker mencatat, kemitraan serupa sebelumnya juga memberi hasil positif. Pada tahun lalu, tiga kelompok TKM penerima bantuan mampu menyerap tenaga kerja baru dan menggerakkan ekonomi lokal melalui rantai pasok.

Sugeng berharap para penerima bantuan tahun ini dapat mengelola modal dengan baik. Ia juga menekankan pentingnya disiplin dan inovasi agar usaha yang dijalankan tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang menjadi penggerak ekonomi di Purwakarta.