www.domainesia.com
News

Padang Deklarasikan Perlawanan terhadap Narkoba, LGBT, Tawuran, Pergaulan Bebas

4
×

Padang Deklarasikan Perlawanan terhadap Narkoba, LGBT, Tawuran, Pergaulan Bebas

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-bersama-elemen-masyarakat-deklarasikan-anti-lgbt-dan-narkoba
Pemko Padang bersama Elemen Masyarakat Deklarasikan Anti LGBT dan Narkoba

Padang – Ribuan warga, Pemerintah Kota Padang, dan unsur Forkopimda menggelar deklarasi penolakan terhadap penyalahgunaan narkoba, praktik LGBT, tawuran, serta pergaulan bebas di kawasan Car Free Day, depan Mapolda Sumatera Barat, Minggu (21/6/2026).

Aksi itu menjadi penegasan komitmen bersama untuk melindungi generasi muda dari perilaku menyimpang. Dukungan masyarakat juga ditunjukkan lewat penandatanganan kain putih sepanjang satu kilometer yang dibentangkan di lokasi kegiatan.

Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Maigus Nasir, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, jajaran Forkopimda, dan tokoh adat hadir dalam kegiatan tersebut. Fadly mengapresiasi inisiatif LKAAM Sumbar dan Forkopimda yang dinilainya penting untuk menjaga muruah generasi muda Minangkabau.

“Upaya ini krusial agar generasi penerus tetap berpegang teguh pada nilai agama dan budaya,” kata Fadly.

Ia menegaskan, Padang dan Sumatera Barat harus menjadi daerah yang diberkahi dengan berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Fadly juga menjelaskan, Pemko Padang terus memperkuat langkah pencegahan melalui program Smart Surau, Sinergi Nagari, dan pemberdayaan Dubalang Kota. Selain itu, pemerintah kota tengah merampungkan sinergi regulasi antara Perda Ketertiban Umum dan Perda Penguatan Nagari untuk mempertegas peran hukum adat dalam pemberian sanksi sosial.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menekankan perlindungan terhadap generasi muda harus dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil masyarakat. Ia juga mendorong pembentukan Kampung Bebas Narkoba dan mengapresiasi para pemuda yang aktif membangun karakter positif di lingkungannya.

Sementara itu, Kepala BNNP Sumbar Toton Rasyid memaparkan pentingnya pencegahan dengan mengacu pada data prevalensi 2019 yang mencatat sekitar 65 ribu warga Sumbar pernah terpapar narkotika. Dengan kapasitas rehabilitasi yang terbatas, ia menilai peran masyarakat sangat diperlukan untuk menekan angka pengguna baru.

Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Datuak Sati juga meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran khusus guna mendukung program pencegahan narkoba dan pembinaan generasi muda.

Menutup kegiatan, Fadly kembali mengingatkan para orang tua agar menjadikan keluarga sebagai benteng utama dalam menangkal pengaruh negatif sosial.