Limapuluh Kota – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sijunjung menunjukkan solidaritasnya dengan memberikan bantuan kemanusiaan kepada 13 anggota PGRI Kabupaten Limapuluh Kota yang terdampak bencana alam di Kecamatan Gunung Omeh dan Kecamatan Bukit Barisan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para guru yang tengah menghadapi masa sulit.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Sarilamak, pada hari Senin (26/01/2026). Ketua PGRI Kabupaten Sijunjung, Syaiful Husein, didampingi oleh Wakil Ketua Charly Malinton, Sekretaris Witriadi, dan Bendahara Purwani, menyerahkan bantuan tersebut kepada Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha, yang turut disaksikan oleh Ketua PGRI Kabupaten Limapuluh Kota, Indrawati Munir, beserta jajaran pengurus lainnya.
Syaiful Husein, Ketua PGRI Kabupaten Sijunjung, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas organisasi terhadap anggota yang sedang tertimpa musibah. Bantuan ini ditujukan khusus kepada 13 anggota PGRI Limapuluh Kota yang menjadi korban bencana alam tanah bergerak di dua kecamatan. “Bantuan yang kami berikan jangan dilihat dari jumlahnya, tetapi dari niat dan kepedulian kami untuk meringankan beban saudara-saudara kami yang terdampak bencana,” ujarnya.
Lebih lanjut, Syaiful Husein menjelaskan bahwa PGRI Kabupaten Sijunjung telah secara konsisten memberikan bantuan kepada anggota PGRI di berbagai daerah yang terdampak bencana alam, termasuk Kabupaten Agam, Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Padang. Tindakan ini mencerminkan komitmen organisasi dalam menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian antar anggota lintas daerah. Pengurus PGRI Kabupaten Sijunjung menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian dan tanggung jawab organisasi untuk selalu hadir di tengah-tengah anggota, baik dalam kondisi normal maupun saat menghadapi musibah.
Indrawati Munir, Ketua PGRI Kabupaten Limapuluh Kota, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh PGRI Kabupaten Sijunjung. “Melihat perhatian dan solidaritas rekan-rekan dari PGRI Sijunjung membuat hati kami terenyuh. Ini adalah teladan bagi kita semua dalam membangun kepedulian antaranggota PGRI,” ucapnya. Ia juga menekankan pentingnya menularkan kepedulian ini tidak hanya saat terjadi musibah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. “Semoga semangat kebersamaan ini menjadi inspirasi bagi seluruh anggota PGRI di Limapuluh Kota maupun daerah lain, bahwa kita harus saling membantu dan memperkuat solidaritas antaranggota,” ujarnya, seraya berharap kegiatan ini dapat mempererat rasa persaudaraan dan mendorong anggota untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Ahlul Badrito Resha, Wakil Bupati Limapuluh Kota, turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan PGRI kepada para guru. Ia berharap bantuan ini dapat memulihkan semangat dan kepercayaan diri para guru yang terdampak bencana, serta membantu mereka untuk kembali menjalankan tugas dengan baik. “Semoga bantuan ini bisa meringankan beban dan membantu para guru memperbaiki kondisi rumah serta kembali menjalankan tugas dengan baik,” tutupnya.
Selain bantuan dari PGRI Kabupaten Sijunjung, PGRI Provinsi Sumatera Barat juga turut memberikan bantuan kepada 13 guru yang terdampak musibah bencana alam di Kabupaten Limapuluh Kota, menunjukkan sinergi dan kepedulian yang luas dalam organisasi PGRI.







