Padang – Keberangkatan atlet sepak takraw asal Sumatera Barat, Riyo Zuli Wandra, ke Tim Nasional Indonesia untuk tampil di Sepak Takraw World Cup 2026 di Malaysia menjadi sorotan. Riyo resmi dilepas untuk memperkuat skuad Merah Putih pada ajang yang dijadwalkan bergulir mulai 16 Mei mendatang.
Riyo yang berposisi sebagai tekong itu dinilai sebagai salah satu aset terbaik Indonesia saat ini di sektor tersebut. Ketua Umum PB PSTI, H. Surianto, menyebut Riyo bukan hanya punya kemampuan menyerang, tetapi juga tangguh dalam bertahan.
“Sebagai tekong, Riyo bukan hanya bisa menyerang, namun juga mampu bertahan dengan baik. Saat ini dia merupakan salah satu tekong terbaik yang dimiliki Indonesia,” ujar Surianto saat pelantikan Pengprov PSTI Sumbar beberapa waktu lalu.
Dukungan juga datang dari Ketua Pelatda sekaligus Wasekum II KONI Sumbar, DR. Risky Syahputra. Ia menilai keikutsertaan Riyo di level dunia akan memberi pengalaman berharga sekaligus menambah jam terbang internasional.
“Mengikuti pertandingan World Cup tentu dapat menambah pengalaman bertanding Riyo sebagai salah satu atlet andalan Sumatera Barat saat ini,” katanya.
“Kesempatan ini tidak mudah didapat karena peserta merupakan utusan resmi dari masing-masing negara,” lanjutnya.
Risky menambahkan, tampil di ajang dunia akan menguji kemampuan teknik, taktik, fisik, dan mental bertanding Riyo. Ia juga menilai capaian positif atlet-atlet Sumbar belakangan ini tidak lepas dari aktifnya kembali program pelatda dan porprov yang sempat vakum selama 7 hingga 8 tahun.
“Kabar-kabar positif yang terus didapat dari atlet perwakilan Sumbar tidak terlepas dari kembalinya kepercayaan atlet dan pelatih di Sumbar.”
“Ini juga karena kembali bergulirnya pelatda dan porprov yang sempat absen bertahun-tahun,” tambahnya.
Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, turut mengapresiasi lolosnya Riyo ke tim nasional. Ia berharap atlet tersebut bisa tampil maksimal dan terus meningkatkan prestasi.
“Semoga Riyo bisa menampilkan yang terbaik dan terus meningkatkan prestasinya. Raihan prestasi atlet-atlet Sumbar saat ini membuat kami semakin semangat untuk memastikan seluruh program pembinaan berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov PSTI Sumbar, Ermizen, menyebut terpilihnya Riyo sebagai kebanggaan masyarakat Sumatera Barat. Menurut dia, pencapaian itu merupakan buah dari kerja keras dan disiplin yang dijalani sang atlet selama proses pembinaan.
“Hari ini merupakan momen yang sangat membanggakan bagi seluruh keluarga besar PSTI Sumatra Barat dan masyarakat Minangkabau secara umum.”
“Kami bersyukur salah satu putra terbaik kita, Riyo Zuli Wandra, resmi terpilih memperkuat Tim Nasional Indonesia pada ajang Sepak Takraw World Cup 2026 di Malaysia,” kata Ermizen.
Ia menilai masuknya Riyo ke skuad Garuda menunjukkan talenta sepak takraw Sumatera Barat masih diperhitungkan di tingkat dunia.
“Masuknya Riyo ke dalam skuad Garuda adalah bukti nyata bahwa talenta sepak takraw Sumatera Barat tetap diperhitungkan di kancah dunia,” ujarnya.
Ermizen juga berpesan agar Riyo membawa semangat “Tuah Sakato” saat berlaga bersama Timnas Indonesia di Malaysia.
“Bermainlah dengan nyali besar, jaga sportivitas, dan ingatlah bahwa doa seluruh masyarakat Sumatera Barat menyertaimu di setiap serangan dan pertahanan di lapangan,” tuturnya.
PSTI Sumbar berharap keberhasilan Riyo menembus tim nasional bisa memacu generasi muda Sumatera Barat untuk terus berprestasi di cabang olahraga sepak takraw.







