www.domainesia.com
News

Unbrah Sigap Salurkan Bantuan, Sentuh Korban Banjir Padang yang Membutuhkan

46
×

Unbrah Sigap Salurkan Bantuan, Sentuh Korban Banjir Padang yang Membutuhkan

Sebarkan artikel ini
peduli-terhadap-korban-bencana-banjir-merupakan-bagian-dari-dedikasi-unbrah 
Peduli Terhadap Korban Bencana Banjir Merupakan Bagian dari Dedikasi Unbrah 

Padang – Universitas Baiturrahmah (Unbrah) menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kota Padang, yang terjadi pada akhir November 2025. Intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah rumah terendam air, infrastruktur jalan mengalami kerusakan, dan memaksa sebagian warga untuk mengungsi dari tempat tinggal mereka.

Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, Unbrah melalui Yayasan Pendidikan Baiturrahmah segera mengirimkan tim relawan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban banjir. Rektor Unbrah, Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, MS, menyatakan bahwa pihak universitas tidak dapat mengabaikan kesulitan yang dialami oleh masyarakat. “Kami tidak bisa tinggal diam. Ini saatnya kita hadir di tengah warga yang sedang kesulitan,” ujarnya saat ditemui di Padang, Kamis (11/12).

Fokus awal tim relawan Unbrah adalah Kecamatan Nanggalo, terutama di sekitar kawasan PDAM. Di wilayah ini, bantuan berupa 50 set perlengkapan salat, bahan makanan pokok, handuk, dan selimut diserahkan kepada warga yang sedang berupaya untuk pulih dari dampak banjir. Bantuan tersebut diterima dengan penuh rasa syukur, mengingat banyaknya kebutuhan dasar warga yang hilang atau rusak akibat bencana alam ini.

Selanjutnya, tim relawan bergerak menuju Siteba. Meskipun jumlah warga yang terdampak di wilayah ini tidak sebanyak di lokasi lain, Unbrah tetap memberikan bantuan berupa 16 set perlengkapan salat dan bahan makanan pokok. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang kehilangan harta benda akibat banjir.

Suasana haru terasa saat tim Unbrah menyerahkan bantuan di Pasar Baru, Kecamatan Pauh. Sebanyak 55 set perlengkapan rumah tangga dan 55 set perlengkapan salat diserahkan di dekat kediaman Bapak M. Zalmi. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang rumahnya belum dapat ditempati, dan menjadi modal awal untuk memulai kembali kehidupan pasca-bencana.

Aksi kemanusiaan ini berlanjut ke Batu Busuak, yang berlokasi dekat dengan SMAN 9 Padang. Di tempat ini, 45 set perlengkapan rumah tangga dan 45 set perlengkapan salat didistribusikan kepada warga yang terdampak parah. Prof. Musliar Kasim menekankan bahwa kehadiran tim relawan tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga memberikan harapan bagi masyarakat yang sedang berjuang untuk memulihkan kondisi pasca-bencana. “Kehadiran tim tak hanya membawa bantuan, tapi juga harapan bagi masyarakat yang masih memulihkan kondisi pasca-bencana,” ungkapnya.

Perjalanan tim relawan kemudian berlanjut ke Lubuk Buaya, yang merupakan salah satu daerah dengan jumlah pengungsi terbesar. Di sebuah rumah penampungan warga terdampak banjir, tim Unbrah menyerahkan 20 set perlengkapan rumah tangga dan 10 set perlengkapan salat. Bantuan ini memberikan kelegaan bagi warga yang telah berhari-hari tinggal di pengungsian.

Sebagai tambahan, Unbrah juga memberikan bantuan skala besar untuk penampungan utama di kawasan Lubuk Buaya, berupa 80 set perlengkapan mandi, perlengkapan salat, selimut, gorden, serta perlengkapan rumah tangga seperti dispenser, kompor, dan penanak nasi. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi para pengungsi dalam menjalani masa-masa sulit.

Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Unbrah, Dr. Edi Suandi, MM., menjelaskan bahwa aksi peduli bencana ini merupakan langkah awal dari serangkaian program yang akan dilaksanakan oleh Unbrah untuk membantu masyarakat yang terdampak. “Unbrah juga akan membuka Posko Tanggap Darurat Bencana serta melaksanakan beberapa program khusus lainnya untuk masyarakat terdampak,” ujarnya.

Melalui aksi nyata di lapangan, Unbrah menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya terbatas pada ruang kelas, tetapi juga mencakup nilai-nilai empati, solidaritas, dan kebermanfaatan bagi masyarakat. Dalam situasi bencana, Unbrah hadir bersama warga, memberikan bantuan dan harapan untuk bangkit kembali. Unbrah berencana memperluas jangkauan tanggap darurat bencana ke daerah lain di Sumatera Barat, seperti Palembayan Agam, Padang Panjang, dan Padang Pariaman.