www.domainesia.com
News

Minsai Al-Fitrah IV: Wadah Pesilat Unjuk Kebolehan di Payakumbuh

46
×

Minsai Al-Fitrah IV: Wadah Pesilat Unjuk Kebolehan di Payakumbuh

Sebarkan artikel ini
900-pesilat-ikuti-turnamen-silat-minsai-al-fitrah-iv-di-payakumbuh
900 Pesilat Ikuti Turnamen Silat Minsai Al-Fitrah IV di Payakumbuh

Payakumbuh – Sebanyak 900 pesilat dari 32 perguruan silat di seluruh Sumatera Barat berpartisipasi dalam Turnamen Silat Minsai Al-Fitrah IV tahun 2025, yang menjadi ajang unjuk kebolehan bagi para atlet. Kompetisi yang berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Juli 2025, bertempat di GOR Nan Ompek, Kelurahan Tanjung Pauh, Kota Payakumbuh.

Pemerintah Kota Payakumbuh memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Turnamen Silat Minsai Al-Fitrah IV, sebagai upaya untuk mengembangkan potensi generasi muda. Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang dikenal dengan sapaan Om Zet, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini. Menurutnya, turnamen ini berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan handal, terutama dalam menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045. Wawako Om Zet menuturkan, “Pemko Payakumbuh mendukung penuh kegiatan ini. Selain menanamkan nilai-nilai sportivitas dan kedisiplinan, ajang ini juga menjadi wadah penting untuk pengembangan bakat generasi muda.”

Om Zet juga menekankan pentingnya sportivitas dalam pertandingan. Ia berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut selama turnamen berlangsung. Menurutnya, proses pembelajaran dan peningkatan diri lebih penting daripada sekadar hasil akhir pertandingan. “Kalah menang itu hal biasa. Kalau kalah, teruslah berlatih agar bisa meraih prestasi di turnamen berikutnya. Bagi yang menang, terus tingkatkan kemampuan. Jadikan ajang ini sebagai pemacu untuk menjadi lebih baik,” pesan Om Zet.

Selain dampak positif di bidang olahraga, turnamen ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Om Zet mengajak seluruh peserta, ofisial, dan pengunjung untuk menikmati potensi wisata dan kuliner khas Payakumbuh. “Kegiatan ini memiliki dampak langsung terhadap perekonomian warga. Kami juga mengajak peserta, ofisial, dan pengunjung untuk menikmati wisata dan kuliner khas Payakumbuh. Banyak oleh-oleh lezat yang bisa dibawa pulang,” tuturnya.

Ketua Panitia Turnamen Silat Minsai Al-Fitrah IV 2025, Yonaldi, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan secara rutin sebagai wujud komitmen untuk melestarikan seni bela diri tradisional. “Turnamen ini bertujuan untuk mengembangkan dan melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia. Selain itu, kami ingin menjaring bibit-bibit unggul pesilat muda yang memiliki potensi dan prestasi, khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa,” terangnya.

Yonaldi menambahkan bahwa melalui turnamen ini, diharapkan semangat sportivitas, kedisiplinan, dan mentalitas juara dapat tumbuh di kalangan peserta. Ajang ini juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarperguruan pencak silat yang berpartisipasi. “Semoga turnamen ini berjalan lancar, dan jadikan ini sebagai ajang belajar, berprestasi, dan membangun karakter,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Ketua Umum IPSI Provinsi Sumatera Barat, perwakilan dari KONI Kota Payakumbuh, Ketua IPSI Kota Payakumbuh, para Tuo Silek, serta ratusan peserta dan undangan lainnya.