Payakumbuh – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IV Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) se-Sumatera Barat tahun 2025 menjadi sorotan utama dalam upaya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Payakumbuh. Pemerintah Kota Payakumbuh menunjukkan dukungan penuh terhadap acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Mangkuto pada hari Rabu, 3 Juli 2025, dengan harapan dapat memberikan dorongan signifikan bagi sektor UMKM yang digerakkan oleh kaum perempuan.
Plt. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Payakumbuh, Wal Asri, yang mewakili Wali Kota Payakumbuh, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan pelaku usaha perempuan, khususnya di sektor UMKM. Dukungan ini bertujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan daya saing UMKM di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Wal Asri menyampaikan apresiasi atas inisiatif IWAPI Sumatera Barat dalam menyelenggarakan Rakerda ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memajukan sektor UMKM. “Rakerda ini merupakan kegiatan strategis. IWAPI Sumatera Barat menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong pertumbuhan pelaku usaha perempuan melalui program-program inovatif dan kolaboratif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wal Asri menyatakan kebanggaannya atas terpilihnya Kota Payakumbuh sebagai tuan rumah Rakerda IV IWAPI Sumatera Barat. Ia menilai hal ini sebagai pengakuan atas iklim usaha yang kondusif di Payakumbuh, terutama bagi UMKM yang dikelola oleh perempuan. “Pemko Payakumbuh menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada IWAPI Sumbar. Kegiatan ini membuka ruang sinergi antara organisasi pengusaha perempuan dengan pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Rakerda IV IWAPI Sumatera Barat tahun 2025 dihadiri oleh 120 peserta dari 16 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IWAPI kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IWAPI, Nita Yudi, Ketua DPD IWAPI Sumatera Barat, Etty Nurhayati, Asisten II Sekretariat Provinsi Sumatera Barat, Novrial, yang mewakili Gubernur Sumatera Barat, serta perwakilan Kadin Sumbar Bidang Pemberdayaan Perempuan, Debby Shareen.
Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen untuk terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai organisasi kewirausahaan, termasuk IWAPI, dalam upaya mengembangkan potensi usaha mikro dan mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan.
Selain itu, Wal Asri menyoroti pentingnya peningkatan pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan UMKM. Ia berharap Rakerda ini dapat menjadi momentum untuk mendorong pelaku usaha di Payakumbuh agar lebih adaptif terhadap teknologi. “Pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan UMKM masih perlu ditingkatkan. Kami berharap kegiatan ini menjadi pemantik semangat baru bagi pelaku usaha di Payakumbuh agar terus tumbuh dan berdaya saing,” tutupnya.
Ketua Umum DPP IWAPI, Nita Yudi, mengungkapkan bahwa IWAPI saat ini memiliki sekitar 40.000 anggota di seluruh Indonesia, dengan 98 persen di antaranya merupakan pelaku UMKM. Ia menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, terutama di era digital saat ini. “Kita sudah berada pada masa di mana digitalisasi menjadi keniscayaan. IWAPI harus hadir sebagai pelopor dalam mendampingi anggotanya agar dapat memanfaatkan teknologi demi kemajuan usaha,” pungkasnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Rakerda IV IWAPI Sumatera Barat 2025, diselenggarakan pula bazar UMKM yang menampilkan produk-produk unggulan dari para pengurus DPC IWAPI se-Sumatera Barat, termasuk produk-produk UMKM binaan IWAPI Kota Payakumbuh.







